Akhir Februari 2019, PLTSa Putri Cempo Solo Bakal Mulai Diuji Coba

Uji coba dilakukan juga untuk mematangkan proses PLTSa Putri Cempo Solo dapat optimal menghasilkan energi listrik terbarukan

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Penandatanganan perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) PLTSa TPA Putri Cempo 5 MW antara PT PLN (Persero) dan PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) sebagai investor proyek PLTSa, di Lodji Gandrung, Solo, Jumat (28/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Direktur Utama PT Solo Citra Metro Plasma Power (SCMPP) selaku Kontraktor Pelaksana Proyek PLTSa Putri Cempo Erlan Suherlan mengatakan PLTSa Putri Cempo Solo akan diuji cobakan pada 25 Februari 2019.

"Uji coba rencananya akan dilakukan selama lima hari," katanya kepada wartawan, saat ditemui dikawasan Proyek Pengembangan PLTSa Putri Cempo Solo, Kamis (14/2/2019).

Uji coba dilakukan juga untuk mematangkan proses PLTSa Putri Cempo Solo dapat optimal menghasilkan energi listrik terbarukan.

Yakni dengan menerapkan sistem pengolahan sampah gasifikasi yang ramah lingkungan.

Kunjungi Tol Trans Jawa Ruas Solo-Ngawi, Komisi VI DPR RI Sebut Masalah Tarif Masih Bisa Dievaluasi

"Dan siap beroperasi Maret 2019," imbuhnya.

Pihaknya berujar terkait dengan PLTSa tersebut saat ini sedang dibangun miniplan yang akan menghasilkan listrik sebesar 150 kwh.

Targetnya awal Maret sudah berjalan, 150 Kwh ini sudah selesai semua secara fisik.

Untuk menghasilkan 150 Kwh ini hanya butuh sekitar 10 ton sampah.

Jenguk Ani Yudhoyono di Singapura, Prabowo Subianto Disambut Sang Mantan

Ia mengatakan nantinya PLTSa tersebut akan memproses sebanyak 450 ton sampah/hari dan menghasilkan listrik sebesar 10 MW.

"Namun pada tahap pertama kami membangun fasilitas pengolahan sampah yang dapat menghasilkan 5 MW listrik untuk diekspor ke jaringan nasional," katanya.

Dan proyek tersebut akan terbagi dalam dua fase, hingga akhirnya dapat memproduksi 10 MW listrik.

Ia mengatakan pembangunan tahap pertama dimulai awal tahun ini dan diharapkan akan dimulai pada awal 2018 dan bisa beroperasi secara komersial pada tahun 2021. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved