Perjuangan Panjang Azkar Rizal Menjadi Manajer PR Grand Candi Hotel Semarang di Usia 25 Tahun

Menjadi orang sukses memang bukanlah hal yang mudah untuk diraih dan membutuhkan proses yang lama.

TribunSolo.com/Natalia Bulan R P
Azkar Rizal Muhammad, Manajer PR Grand Candi Hotel Semarang saat ditemui tim Tribun Solo, Kamis (31/1/2019) 

"Sempat down, ada rasa kok malu ya, tapi ya sekali lagi, kenapa harus malu. Apa yang slah dari jadi tukung tahu, tukang galon? Toh itu pekerjaan yang tidak merugikan siapapun. Toh jadi tukang tahu dan galon itu ada sebagian yang membuat saya bertahan. Karena passion saya ada di situ juga, yaitu berwirausaha,"

Menurut pria kelahiran 16 Desember 1993 ini, pengalaman berwirausaha itu sangat penting, namun ia meninjau ulang lagi dirinya bahwa ia merasa belum siap.

Ia berpikir sebelum fokus berwirausaha, ada baiknya ia memiliki pengalaman bekerja dengan orang lain dan berharap pengalaman tersebut dapat membimbingnya menjadi wirausahawan yang lebih baik.

Karena keputusan itulah, usaha tahu bulat dan depo air galon yang sudah berjalan 6 bulan ia hentikan dan memilih untuk mencari pekerjaan karena ia masih membutuhkan pengalaman bekerja sebelum membangun wirausaha yang tidak musiman.

"Jadi saya memutuskan untuk selesai di tahu bulat, bukan karena saya malu, tapi saya butuh pengalaman kerja dengan orang lain agar nantinya tidak menjadi pengusaha yang musiman dan memiliki usaha yang bisa menjadi tulang punggung untuk hidup saya kelak,"

Setelah selesai usaha, Azkar kembali berjuang untuk mencari pekerjaan.

Terlebih lagi, pekerjaan terakhir ia tangani sebelum menjual tahu bulat adalah event coordinator di sebuah event organizer dan setelahnya tidak bekerja apa-apa lagi.

Ia sadar saat itu dirinya tidak memiliki nilai bargain lagi untuk ditawarkan ke perusahaan-perusahaan yang ia lamar.

"Tapi saya nggak pernah nyerah, saya apply ke banyak perusahaan dan banyak banget ditolaknya, sempat tergoda buat bikin usaha lagi, tapi saat itu juga terbentu kebutuhan ekonomi, karena saya sudah lepas dari orangtua. Saya butuh makan,"

"Sebenarnya bisa meminta bantuan orangtua lagi, tapi ada rasa malu dan nggak enak ke mereka. Karena saya merasa sudah cukup mereka membiayai sekolah, kuliah. Jadi stop. Saya berusaha berjuang dan untungnya yang di Grand Candi Hotel ini goal," tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: Natalia Bulan R P
Editor: Melia Istighfaroh
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved