Slamet Ma'arif Janji Akan Kooperatif Jalani Proses Hukum Selanjutnya

Ma'arif diketahui dua kali tidak memenuhi pemanggilan pemeriksaan oleh Polda Jawa Tengah terkait kasus dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal

Slamet Ma'arif Janji Akan Kooperatif Jalani Proses Hukum Selanjutnya
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif saat bertemu pimpinan DPP Partai Amanat Nasional (PAN). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif menegaskan bahwa dirinya akan bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum kasus dugaaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

Ma'arif diketahui dua kali tidak memenuhi pemanggilan pemeriksaan oleh Polda Jawa Tengah terkait kasus dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal.

"Nanti ada proses hukum selanjutnya pasti saya akan kooperatif karena saya dari awal sudah kooperatif," ujar Ma'arif saat ditemui di rumah pemenangan Partai Amanat Nasional (PAN) di Jalan Daksa, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Ma'arif menampik anggapan dirinya mangkir dari pemeriksaan.

Pasoepati akan Rayakan Hari Jadi ke-19 di Benteng Vastenburg Solo

Saat pemanggilan pertama, Ma'arif sudah lebih dulu memiliki jadwal untuk memberikan dakwah di luar kota.

Alasan itu pun dikomunikasikan oleh pihak kuasa hukum ke kepolisian.

Kemudian saat pemanggilan kedua, Ma'arif tiba-tiba terserang flu berat.

Setelah diperiksa, kata Ma'arif, dokter menyarankan untuk istirahat total.

Budi Karya Sumadi Sebut Ada Sejumlah Kerabatnya yang Tak Lulus Seleksi CPNS di Kemenhub

"Kemarin malam Senin itu saya sudah di Semarang ingin menghadiri acara pemeriksaan beserta pengacara"

"Tapi senin pagi saya sakit, flu berat"

"Sehingga dokter katakan sebaiknya istirahat," kata Ma'arif.

"Akhirnya pengacara yang datang ke Polda Jawa Tengah memberitahukan bahwa saya tidak bisa diperiksa," tutur dia.

Antisipasi Erupsi Merapi, Pemkab Magelang Siap Tampung Pengungsi dari Boyolali

Ma'arif menjadi tersangka setelah penyidik Polresta Surakarta, Jawa Tengah, melakukan serangkaian gelar perkara pada Jumat (8/2/2019). Slamet dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Rabu (13/2/2019) pekan lalu, namun ditunda karena permintaan yang diajukan pengacaranya.

Slamet Ma'arif ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal sebagaimana diatur dalam Pasal 521 atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. (Kompas.com/Kristian Erdianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Slamet Ma'arif: Saya Akan Kooperatif Dalam Proses Hukum Selanjutnya"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved