Haul Gus Dur di Solo

Bukti Kecintaan pada Sosok Gus Dur, Ternyata Banyak Undangan Haul dari Dalam hingga Luar Negeri

Putri bungsu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid mengungkap banyak undangan haul dari dalam hingga luar negeri.

TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Sejumlah orang berpakaian khas agama masing-masing menggelar aksi simpati sebagai wujud jalinan keberagaman dan kerukunan untuk menyambut Haul ke-9 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang digelar di Solo, sejak Jumat-Sabtu (22-23/2/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Putri bungsu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Inayah Wulandari Wahid mengungkap banyak undangan haul dari dalam hingga luar negeri.

"Selama ini, banyak undangan haul, terutama sejak Desember (bulan meninggalnya Gus Dur)," kata dia kepada TribunSolo.com saat menghadiri Bedah Buku 'Gus Dur Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhinneka' dalam rangka rangkaian Haul ke-9 Gus Dur di Aula Ponpes Al Muayyad Solo, Jumat (22/2/2019).

Lebih lanjut menurut Inayah, banyaknya elemen masyarakat yang membuat acara haul Gus Dur untuk mengenang jasa orang yang sudah tiada itu, sebagai bukti kecintaan.

Sabtu Siang Nanti Kirab Kebangsaan Haul Gus Dur di Solo, Ini Daftar Jalan yang Ditutup dan Dialihkan

"Itu menandakan tidak hanya menandakan kecintaan, tetapi meneruskan perjuangan Gus Dur sebagai tokoh pluralisme," katanya.

Dia membeberkan, undangan penyelenggaraan haul tidak hanya di dalam negeri di antaranya di Kota Solo ini.

"Luar negeri juga banyak," tuturnya.

"Kami berterima kasih untuk itu," terang dia menegaskan.

Di Solo, Inayah Wahid Cerita saat Gus Dur Mencabut Inpres Sehingga Warga Tionghoa Bisa Rayakan Imlek

Sebelumnya, sebanyak 101 ribu orang diperkirakan hadir dalam Haul ke-9 Gus Dur di Solo mulai Jumat-Sabtu (22-23/2/2019).

Rangkaian kegiatan dimulai pada 22 Februari 2019 berupa bedah buku 'Gus Dur Islam Nusantara dan Kewarganegaraan Bhineka' di Ponpes Al Muayyad Solo pukul 13.00-15.00.

Kemudian pada 23 Februari 2019 berupa diskusi kebangsaan 'Mbabar Pitutur Kemanungsan Gus Dur' mulai pukul 09.00-12.00.

Sementara pada hari yang sama, ada kirab kebangsaan 'Berjuta Warna Satu Jiwa Indonesia' di Stadion Manahan hingga Stadion Sriwedari pada pukul 14.00-18.00 dan puncak Haul ke-9 Gus Dur, pukul 19.00 di Stadion Sriwedari. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved