Politeknik Indonusa Gelar Seminar Teknologi Bahas Keamanan Medsos dan Jaringan Internet

Politeknik Indonusa Surakarta menggelar Seminar Teknologi Informasi bertema Amankah Medsos dan Jaringan Internet Kita di Era Industri 4.0?

Politeknik Indonusa Gelar Seminar Teknologi Bahas Keamanan Medsos dan Jaringan Internet
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Narasumber mengisi Seminar Teknologi Informasi bertema "Amankah Media Sosial (Medsos) dan Jaringan Internet Kita di Era Industri 4.0?" di Kampus Politeknik Indonusa Solo, Sabtu (23/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Ali

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Mahasiswa D3 Manajemen Informatika Politeknik Indonusa Surakarta menggelar Seminar Teknologi Informasi bertema Amankah Media Sosial (Medsos) dan Jaringan Internet Kita di Era Industri 4.0?

Seminar pada Sabtu (23/2/2019) ini menampilkan narasumber Adam Prayogo Kuncoro, Praktisi IT STMIK AMIKOM Purwokerto, dan Iswanto yang merupakan Praktisi IT Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Menurut rilis yang dikirimkan kepada TribunSolo.com, sebanyak 115 peserta mengikuti seminar teknologi ini.

"Mereka berasal dari masyarakat umum dan mahasiswa perguruan tinggi di Solo dan Yogyakarta," kata Humas Publikasi Politeknik Indonusa, Eni Lestari.

Seminar Nasional BPD di Solo, Bank Jateng Laporkan Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah

Sedangkan Ketua Panitia Seminar, Achmad Muhaimin Lafatma, mengungkapkan bahwa seminar ini merupakan program kerja mahasiswa D3 Manajemen Informatika Politeknik Indonusa Angkatan 2018 Kelas Reguler B.

Seminar dibuka oleh Wakil Direktur 1 Politeknik Indonusa, Edy Susena MKom.

Dia antara lain menyampaikan selamat datang kepada peserta di kampus Politeknik Indonusa Surakarta dan selamat menggali ilmu dari para narasumber.

Adapun tujuan dari seminar teknologi ini untuk membuka mindset bahwa tidak semua hal bisa diposting secara bebas di media sosial.

Gelar Workshop untuk Dosen, Politeknik Indonusa Solo Hadirkan Pakar dari UII Yogyakarta

Khususnya, postingan pribadi yang sebenarnya tidak ada manfaatnya  dishare ke orang lain, karena pengunggah tidak akan pernah tahu dampak dari postingan tersebut.

Sehingga, keamanan informasi pribadi harus dilindungi sendiri dengan mengurangi postingan pribadi yang sebenarnya tidak perlu di publish.

"Misal postingan 'sepi bener di rumah sendiri, mama-papa lagi keluar kota tiga hari',  itu bisa menimbulkan niat kejahatan bagi orang misal perampokan," kata Eni Lestari dalam rilisnya. (*) 

Penulis: Agil Tri
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved