Noeim Baasyir Meninggal Dunia

Pengakuan Tetangga: Mantan Napiter Noeim Ba'asyir Tampak Bugar Lewat Jalan Kampung sebelum Meninggal

Sebelum mantan narapidana terorisme Noeim Ba'asyir meninggal, warga sempat melihat keponakan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir itu lewat jalan kampung.

TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Suasana saat jenazah Noeim Ba'asyir akan SRW 4 Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, Minggu (24/2/2019).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sore hari sebelum mantan narapidana terorisme (napiter) Noeim Ba'asyir meninggal, warga sempat melihat keponakan Ustaz Abu Bakar Ba'asyir (ABB) itu lewat di jalanan kampung beberapa kali.

Warga di RT 2/RW 3 Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, Sahid Daryono (62) mengaku, sempat melihat Noeim lewat di lingkungannya beberapa kali menggunakan sepeda motor tanpa mengenakan helm.

"Lewat di jalanan kampung, mungkin mau ke warung," aku dia kepada TribunSolo.com, Sabtu (23/2/2019) jelang dini hari.

"Kalau dilihat sih sehat-sehat saja, soalnya saat lewat sama bergumam seperti nyanyi-nyanyi di atas motor," jelasnya menegaskan.

Penjemput Noeim Baasyir seusai Bebas dari Lapas Tulungagung Ternyata Adik Kandungnya

Warga lanjut dia, mengetahui jika Noeim yang tinggal di RT 3/RW 4 Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, bebas dari Lapas Tulungagung, Jatim beberapa waktu lalu.

"Ya tahu, kan saat dulu masuk ke tahanan warga juga tahu," ungkapnya.

"Setiap hari kami (warga) di pos ronda sampai dini hari, siapa-siapa yang mondar-mandir tahu," tutur dia.

Adapun adik kandung Noeim Ba'asyir, Muhammad Fauzi menjelaskan, bahwa kakak nomor 8 dari 9 saudara itu, sebelum ditahan karena terlilit kasus terorisme sempat membuka jasa pengetikan komputer.

"Pernah juga jadi guru komputer di sekolah dasar (SD)," jelasnya.

Noeim Baasyir Tinggalkan Istri dan Seorang Anak yang Masih Berusia 13 Tahun

Diberitakan sebelumnya oleh TribunSolo.com, Noeim Ba'asyir yang baru empat hari lalu dibebaskan dari Lapas Klas II B Tulungagung, Jatim dinyatakan meninggal dunia karena serangan jantung saat asmanya kambuh.

Ia bebas pada Selasa (19/2/2019), setelah menjalani hukuman enam tahun penjara.

Dahulu Noeim Ba'asyir merupakan salah satu pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) yang terlibat kasus terorisme.

Pada tahun 2014, ia divonis enam tahun penjara.

Noeim menjalani hukuman di beberapa lapas di Jatim.

Kronologi Meninggalnya Noeim Baasyir: Kena Serangan Jantung saat Naik Motor dengan Istri

Sebelum menghuni Lapas Tulungagung sejak 25 Juli 2017, Noeim Ba'asyir mendekam di Lapas Sumenep dan Lapas Tuban. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved