Pilpres 2019

Bupati Karanganyar: Kurang Proporsional, Putusan Bawaslu Soal Deklarasi Kepala Daerah bagi Jokowi

Bupati Juliatmono menyebut, selain ia hadir secara pribadi dan tidak menggunakan fasilitas pemerintah, acara itu berlangsung pada hari libur.

Bupati Karanganyar: Kurang Proporsional, Putusan Bawaslu Soal Deklarasi Kepala Daerah bagi Jokowi
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan penyelenggaran Lawu Jeep Adventure kepada awak media, Jumat (30/11/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Jateng, Juliatmono, menilai kurang proporsional, keputusan Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah yang memvonis deklarasi dukungan sejumlah kepala daerah terhadap calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin melanggar aturan.

"Menurut saya kurang proporsional," ujar Juliatmono, saat dihubungi Kompas.com, dan dikutip TribunSolo.com, Senin (25/2/2019).

"Kurang cukup menempatkan terhadap persoalan."

"Saya hadir pribadi dan diundang pribadi," katanya.

Bawaslu Jateng: Deklarasi Ganjar Pranowo di Solo Bersama 31 Kepala Daerah Lainnya Langgar Aturan

Sebab, Juliatmono menyebut, selain ia hadir secara pribadi dan tidak menggunakan fasilitas pemerintah, acara itu berlangsung pada hari libur.

Ia pun merasa heran terkait vonis Bawaslu ini.

"Kesalahan yang saya langgar itu apanya?" kata politikus PDI-P ini.

" Saya tidak menggunakan fasilitas pemerintah apapun."

Deklarasi Pro Jokowi-Maruf Dianggap Bawaslu Langgar Aturan, Ganjar Pranowo Kecewa Putusan Bawaslu

"Selain itu, undangannya via WhatsApp, yang dialamatkan ke Juliatmono, dan tidak ada yang tertulis," ungkap Juliatmono.

Dia menambahkan, saat datang di acara deklarasi, ia tidak menyampaikan apapun.

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved