Kasus Penguasaan Lahan Ilegal, Hercules Rosario Marshal Dituntut 3 Tahun Penjara

Terdakwa kasus penguasaan lahan secara ilegal Hercules Rosario Marshal menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat

Kasus Penguasaan Lahan Ilegal, Hercules Rosario Marshal Dituntut 3 Tahun Penjara
Kompas.com / Tatang Guritno
Hercules Rosario Marshal, terdakwa kasus pendudukan lahan, berorasi didepan Hakim, JPU, dan juga para pendukungnya setelah JPU mengajukan tuntutan 3 tahun penjara, Rabu (27/2/2019) di Pengadilan Negri (PN) Jakarta Barat 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus penguasaan lahan secara ilegal Hercules Rosario Marshal menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Rabu (27/2/2019) kemarin.

Dalam sidang tersebut jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Hercules dengan hukuman kurungan tiga tahun penjara dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani.

JPU menilai, Hercules terbukti bersalah dan melanggar pasal 170 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang kekerasan.

Fakta yang memberatkannya adalah bahwa ia sudah berulang kali dihukum dan ditahan, merugikan orang lain, meresahkan masyarakat, tidak mengakui perbuatannya dan tidak merasa bersalah.

Dalam sidang tersebut, JPU juga memberikan fakta-fakta yang meringankan Hercules seperti statusnya sebagai seorang suami dengan satu istri dan bapak dari empat orang anak.

Erick Thohir Sebut TKN Tidak Akan Ubah Karakter Maruf Amin Saat Debat Ketiga

Atas tuntutan tersebut kuasa hukum Hercules, Nuno Magno mengatakan, hak jaksa melakukan tuntutan.

Namun pihaknya merasa bahwa Hercules tidak terbukti melakukan kekerasan.

"Kami akan bilang bahwa pasal 170 itu tidak terbukti"

"Itulah yang akan disusun nanti dalam pembelaan," kata Nuno.

Gempa Bumi Sumatera Barat, 11 Warga Luka Ringan, Puluhan Rumah Rusak

Namun, Nuno mengatakan pihaknya merasa kaget dengan tuntutan yang diajukan JPU kepada kliennya.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved