Breaking News: Bocah Terhanyut di Sungai Bunder Sragen Semalam Ditemukan Tewas oleh Tim SAR Pagi Ini
Tim Basarnas Pos Surakarta bersama relawan gabungan dan aparat berhasil menemukan RP (11), bocah yang terhanyut di Sungai Bunder, Masaran, Sragen.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Tim Basarnas Pos Surakarta bersama relawan gabungan dan aparat berhasil menemukan RP (11), bocah yang terhanyut di Sungai Bunder, Masaran, Sragen.
RP yang terhanyut kemarin Kamis (7/3/2019) malam itu ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR pada Jumat (8/3/2018) pagi ini.
Humas Basarnas Pos Surakarta, Yohan Tri Anggoro, menjelaskan, korban ditemukan pukul 10.04 WIB pagi ini.
"Tim SAR gabungan menemukan korban pukul 10.04 WIB dalam kondisi meninggal dunia sekitar 50 meter dari lokasi kejadian perkara," ujarnya kepada TribunSolo.com.
• BREAKING NEWS: Bocah Hanyut di Sungai Bunder Sragen, Basarnas Lakukan Operasi SAR Malam Ini
Kata Yohan, proses pencarian lanjutan dilakukan pagi ini setelah semalam dilakukan koordinasi dan operasi SAR.
Hari ini, operasi SAR dimulai pukul 07.00 WIB.
Tim SAR dibagi menjadi tiga regu memulai pencarian dan pertolongan dari titik awal kejadian sampai lima kilometer.
Pencarian tiga regu tersebut dimulai dengan susur sungai.
"Akhirnya tim berhasil menemukan korban di koordinat 7°29'23.50"S, 110°58'31.63"E dengan kondisi MD (meninggal dunia, Red)," ucapnya.
Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa tim SAR ke RSUD Sragen untuk dilakukan visum.
Atas hal tersebut, operasi SAR ditutup pukul 11.00 WIB dan tim SAR dibubarkan serta dikembalikan ke satuan masing-masing.
• Kecelakaan Mobil di Tol Madiun yang Banjir Tewaskan Seorang Bocah Berusia Lima Tahun
Kronologi kejadian
Peristiwa bermula saat RP menumpang ayahnya Koko subandiyanto (43), warga Pandak RT06 Krikilan, Masaran, Sragen, hendak menerjang genangan air di Jembatan Bunder dengan mobil Suzuki Carry.
Mobil yang dikendarai Koko turut serta menggandeng sebuah mesin genset.
Diduga tak kuat menahan berat, mobil tergelincir hingga masuk ke sungai.
Dua korban jatuh, sang ayah berhasil menyelamtkan diri.
Namun tidak dengan RP yang menghilang terhanyut aliran deras sungai pasca-hujan melanda kawasan tersebut.
"Kami siapkan peralatan yang digunakan 1 unit truk rescue dan peralatan air lengkap, saat ini cuaca Mendung," papar Yohan kemarin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tim-sar-gabungan-mengevakuasi-jenazah-rp.jpg)