Breaking News:

Setelah Sembilan Tahun, Pardi Akhirnya Memiliki Jamban Melalui Program TMMD di Nguter Sukoharjo

Dari data TMMD Reguler ke 104 di Desa Celep, program pembuatan jamban ada sebelas rumah, dan satu pembuatan MCK

Penulis: Agil Tri | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Agil Tri
Paidi bersama Babinsa, Serma Imam saat mengecek pembuatan jamban di Dukuh Puntuk, RT: 03 / RW: 04, Celep, Nguter, Sabtu (9/3/2019). 

Laporan wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Setelah sembilan tahun menumpang jamban milik rumah kakaknya, akhirnya Pardi memiliki jamban di rumahnya melalui program TMMD sengkuyung ke 104 di Desa Celep, Nguter, Sukoharjo.

Saat ditemui TribunSolo.com dirumahnya di Dukuh Puntuk, RT: 03 / RW: 04, Celep, Nguter, Sukoharjo dia mengaku senang karena sudah dibuatkan jamban oleh anggota TNI.

"Saya bersyukur dan merasa senang, sudah mendapatkan bantuan pembuatan jamban dalam program TMMD ini," katanya kepada TribunSolo.com, Sabtu (9/3/2019).

Dia menuturkan,sejak mulai membuat rumah sendiri, dia tidak memiliki jamban.

Lengser dari Predikat Putri Indonesia, Sonia Fergina Tulis Salam Haru Perpisahan

Sehingga untuk membuang hajat, dia dan keluarganya, menumpang jamban milik kakaknya, yang rumahnya berada disamping rumahnya.

"Tahun 2010 saya dibuatkan rumah ini sama orang tua saya, tapi kami belum memiliki jamban," katanya.

Pria yang berprofesi sebagai penjual ayam keliling ini berharap program TMMD bisa lancar, sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan seperti dirinya.

Dari data TMMD Reguler ke 104 di Desa Celep, program pembuatan jamban ada sebelas rumah, dan satu pembuatan MCK.

Viral Produk Kondom Bergambar Jokowi-Maruf Amin, Relawan Sebut Ada Upaya Kampanye Hitam

Terpisah, Pasiter Kodim 0726/Sukoharjo Kapten Czi Hartono mengatakan selama ini warga yang belum memiliki jamban bila buang Air Besar (BAB) dilakukan di kebun dan sungai.

"Untuk itu jamban tersebut di buat agar masyarakat dapat merubah pola hidup yang kurang baik menjadi pola hidup yang lebih sehat," katanya.

Sementara itu, Danramil 02/Nguter, Kapten Arh Bahrun menambahkan para prajurit bergotong-royong membuat jamban sehat.

"Kita buatkan jamban bagi warga yang kurang mampu sebagai wujud kepedulian Satgas TMMD terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan Desa Celep," katanya..

Dia menambahkan, kegiatan pembuatan jamban merupakan sasaran tambahan TMMD, yang diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved