Breaking News:

Bukan Ingin Merampok, Ternyata Ini Motif Pelaku Penganiayaan Sopir Taksi di Solo Baru Sukoharjo

Polres Sukoharjo berhasil mengamankan kedua pelaku yang diduga melakukan perampokan dan penganiayaan sopir taksi di Solo Baru.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, saat interogasi kedua pelaku penganiayaan sopir taksi di Mapolres Sukoharjo, Senin (11/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Polres Sukoharjo berhasil mengamankan kedua pelaku yang diduga melakukan perampokan dan penganiayaan sopir taksi di Solo Baru.

Saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Senin (11/3/2019), terungkap bahwa motif kedua pelaku penganiayaan terhadap Sumarno (korban) bukan ingin menguasai barang korban.

Namun ingin melakukan balas dendam dengan sopir taksi berwarna biru di Solo.

"Dari keterangan pelaku, mereka sebelumnya pernah menjadi korban tabrak lari oleh taksi berwana biru di Solo," kata Kapolres Sukoharko, AKBP Iwan Saktiadi.

Sekitar 2 minggu sebelum kejadian, pelaku pria yang bernama Loreng Dwi Prasojo (LDP) pernah ditabrak oleh taksi berwarna biru, namun dia tidak bisa mengidentifikasi taksi tersebut.

Perempuan Pelaku Perampokan Disertai Penganiayaan Sopir Taksi di Solo Baru Polos Atau Psikopat?

Lalu kejadian kedua, saat Loreng berboncengan dengan pelaku perempuan bernama Zeni Liana Ningsih (ZLN), dia kembali menjadi korban tabrak lari.

"Berdasarkan hal tersebut, timbul inisiatif tersangka LDP untuk melakukan aksi yang lebih mengarah ke balas dendam," katanya.

Menurut keterangan Loreng, saat kejadian tabrak lari yang pertama terjadi di daerah Baki.

Akibat dari kecelakaan itu, dia mengalami luka ringan di tubuhnya.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved