Harga Bawang Putih di Pasar Tradisional Solo Meroket, Naik 13 Ribu Jadi Rp 37 Ribu per Kilogram

Harga komoditas bawah putih terus mengalami kenaikan. Terpantau naik Rp 13 ribu menjadi Rp 37 ribu per kilogram.

Harga Bawang Putih di Pasar Tradisional Solo Meroket, Naik 13 Ribu Jadi Rp 37 Ribu per Kilogram
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Penjual bawang putih di Pasar Legi Solo,┬áSelasa (12/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Harga komoditas bawah putih terus mengalami kenaikan harga di pasar tradisional Kota Solo.

Seperti pantuan TribunSolo.com di Pasar Legi Solo, komoditas impor tersebut terpantau naik Rp 13 ribu dari harga sebelumnya.

Satu di antara pedagang bawang putih di Pasar Legi Solo, Nika (37) berujar saat ini harga bawang putih dibanderol Rp 37 ribu per kilogram (kg).

"Padahal sebelumnya Rp 24 ribu per kg sehingga dapat dikatakan kenaikannya mencapai Rp 13 ribu," katanya kepada TribunSolo.com, saat ditemui di lapaknya, Selasa (12/3/2019).

Pihaknya berujar kenaikan komoditas impor ini sudah terjadi di tingkat distributor, dan sudah terjadi hampir satu bulan.

Kenaikannya pun berkala, mulai dari Rp 24 ribu per kg, menjadi Rp 27 ribu per kg, lalu naik lagi menjadi Rp 29 ribu per kg, kemudian Rp 32 ribu, dan saat ini Rp 37 ribu.

Adanya kenaikan tersebut, pihaknya mengaku daya beli masyarakat menurun.

Sementara kenaikan harga komoditas bawang putih juga dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pelaku UMKM di kawasan Manahan Solo, Rati, mengaku kenaikan harganya mencapai 100 persen.

"Biasanya saya beli setengah kg bawang putih Rp 20 ribu, saat ini sampai Rp 40 ribu," ungkapnya.

Walaupun demikian pihaknya sama sekali tidak menaikkan harga makanan yang Ia jual. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved