REI Solo Raya Sambut Baik Wacana Pemerintah Naikkan Batas Maksimal Gaji Pembeli Rumah Subsidi

Wacana pemerintah yang menaikkan batas maksimal gaji penerima rumah subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) disambut baik REI.

REI Solo Raya Sambut Baik Wacana Pemerintah Naikkan Batas Maksimal Gaji Pembeli Rumah Subsidi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ilustrasi pembanguan rumah subsidi di Solo Raya. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Adanya wacana dari pemerintah yang menaikkan batas maksimal gaji penerima rumah subsidi atau fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) disambut baik Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Solo Raya.

"Dengan dinaikkan batas gaji ini, harapannya dapat menstimulasi perluasan pasar yang disediakan," kata Sekertaris REI Komisariat Solo Raya, Oma Nuryanto, kepada wartawan, Senin (11/3/2019).

Tentunya hal ini akan sangat membantu para pengembang dan juga konsumen.

Dengan adanya kelonggaran penerima rumah FLLP, pihaknya optimis target perumahan yang disediakan tahun ini dapar tercapai.

Dalam wacana aturan pemerintah tersebut, yakni sebelum maksimal gaji Rp 4 juta per bulan berubah menjadi Rp 8 juta perbulan.

Ketua REI Solo Raya Sebut Daerah-daerah di Solo Raya yang Potensial Dibangun Rumah Subsidi

Termasuk nantinya juga disediakan zonasi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri.

"Namun juga kondisi itu tergantung masing-masing daerah," tuturnya

Lebih lanjut ia mengatakan, dari evaluasi yang dilakukan selama ini besaran plafon yang disediakan pemerintah untuk perumahan subsidi cukup terbatas.

Sehingga para pengembang kesulitan mencari lokasi yang strategis.

Untuk wilayah Solo Raya sendiri, dengan plafon yang disediakan itu lokasi rumah subsidi terletak cukup jauh dari perkotaan. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved