Pemilu 2019

Adegan Ricuh dan Pelemparan Mobil Capres Awali Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 Wilayah Surakarta

Adegan kampanye terbuka yang mengalami kericuhan dan pelemparan mobil capres nomor urut 05 mengawali simulasi pengamanan kota di wilayah Surakarta

Adegan Ricuh dan Pelemparan Mobil Capres Awali Simulasi Pengamanan Pemilu 2019 Wilayah Surakarta
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Simulasi pengamanan (sispam) kota di wilayah Surakarta yang diadakan Polda Jateng di De Tjolomadoe, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (13/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Adegan kampanye terbuka yang mengalami kericuhan dan pelemparan mobil capres nomor urut 05 mengawali simulasi pengamanan (sispam) kota di wilayah Surakarta, Rabu (13/3/2019).

Acara yang digelar Polri itu di De Tjolomadoe, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar itu, menceritakan perjalanan kampanye terbuka yang dihadiri capres nomor urut 05 yang sebelumnya tertib.

Namun di tengah perjalanan orasi, ada penyusup yang kemudian membuat kampanye terbuka chaos sehingga simpatisan berhamburan.

Di saat capres akan diamankan oleh personel polisi dan TNI yang melekat untuk pengamanan capres, ada seorang melempar mobil.

Bawaslu Angkat Bicara soal Kecurigaan Kubu 02 terhadap DPT Pemilu 2019

Namun berkat kesigapan personel, potensi konflik yang timbul saat kampanye terbuka bisa diatasi dengan ditangkapnya penyusup.

Simulasi pengamanan (sispam) kota di wilayah Surakarta yang diadakan Polda Jateng di De Tjolomadoe, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (13/3/2019).
Simulasi pengamanan (sispam) kota di wilayah Surakarta yang diadakan Polda Jateng di De Tjolomadoe, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (13/3/2019). (TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI)

"Ada banyak peragaan atau adegan, agar personel benar-benar siap," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono.

"Personel polisi dan TNI sigap untuk mengamankan Kota Solo dan sekitarnya jika terjadi konflik sosial dalam pemilu," ujarnya.

Adapun pemilihan Solo dalam acara sispam kota yang melibatkan personel dari Polresta Solo, TNI hingga elemen dinas hingga masyarakat, atas penunjukan Mabes Polri.

Antisipasi Kawasan Rawan Konflik saat Pilpres dan Pileg 2019, Polda Jateng Siapkan 23 Ribu Personel

"Ekskalasi yang diperagakan, kita harapkan tidak sampai level merah yang harus ditangani dengan tegas dan terukur," jelasnya.

"Potensi konflik bisa diatasi oleh satuan tugas hingga elemen dalam partai dan rinses," aku dia.

Sebelumnya, petinggi Polri dan TNI menghadiri  sispam di De Tjolomadoe, yakni Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri Komjen Pol Unggung Cahyono selaku Kaopsdapus Operasi Mantap Brata dan Asops Kapolri, Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang juga Kepala Rencana Pengendalian Operasi Pusat Mantap Brata.

Kemudian Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dan Danrem 074/Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Rafael Granada Baay.

Selain itu pejabat lembaga lain seperti Ketua KPU Jateng Yulianto Sudrajat, Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo dan Ketua DPRD Solo, Teguh Prakoso. (*)

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved