Breaking News:

FAA Tegaskan Pesawat Boeing 737 Max tak Akan Beroperasi hingga Mei 2019

Regulator penerbangan sipil AS, FAA, menyatakan semua pesawat 737 MAX 8 dan 9 akan "dikandangkan" sampai setidaknya Mei 2019.

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari

TRIBUNSOLO.COM - Regulator penerbangan sipil AS, FAA, menyatakan semua pesawat 737 MAX 8 dan 9 akan "dikandangkan" sampai setidaknya Mei 2019.

FAA menyebutkan, pesawat tipe itu tidak akan beroperasi sampai pembaruan perangkat lunak bisa diuji dan dipasang, TribunSolo.com dari Kompas.com.

Diwartakan BBC, Jumat (15/3/2019), FAA sebelumnya mengatakan perbaikan perangkat lunak untuk pesawat 737 MAX telah dikerjakan sejak kecelakaan Lion Air dan akan memakan waktu berbulan-bulan untuk diselesaikan.

Anggota DPR AS, Rick Larsen, mengatakan, pembaruan perangkat lunak akan memakan waktu beberapa pekan.

Dia juga mengatakan, pemasangan perangkat lunak di semua pesawat akan memakan waktu setidaknya hingga April 2019.

Selain pesawat MAX yang beroperasi, ada sekitar 5.000 pesawat lain yang telah dipesan oleh sejumlah maskapai di seluruh dunia.

Boeing pada Kamis (14/3/2019) menyatakan, menghentikan semua pengiriman pesawat 737 MAX.

Lion Air Group Telanjur Pesan 4 Pesawat Boeing 737 Max 8, Minta Pengiriman Ditunda

Meski demikian, Boeing tetap terus memproduksi 737 MAX sambil memantau perkembangan penyelidikan insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines.

Garuda Indonesia menyatakan, ada kemungkinan akan membatalkan pesanan 20 jet MAX, tetapi masih menunggu apa yang bakal dilakukan FAA.

Sementara itu, Biro Penyelidikan dan Analisis untuk Keselamatan Penerbangan Sipil Perancis (BEA) telah memperoleh kotak hitam pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh pada Minggu (10/3/2019).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved