Pemkot Surakarta Anggarkan Rp 11,5 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Tanggul Solo Ramah Disabilitas

Revitalisasi Pasar Ramah Difabel menyedot anggaran senilai Rp 11,5 miliar.

Pemkot Surakarta Anggarkan Rp 11,5 Miliar untuk Revitalisasi Pasar Tanggul Solo Ramah Disabilitas
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Fasilitas ramah difabel berupa travelator di Pasar Tanggul Kota Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO -  Revitalisasi Pasar Ramah Difabel menyedot anggaran senilai Rp 11,5 miliar.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta, Subagiyo, Minggu (17/3/2019).

"Memang saat itu revitalisasi pasar dilakukan secara total pada 2015, konsep awal dari Wali Kota Surakarta meminta agar pasar berkonsep ramah disabilitas," katanya.

Ia mengatakan jika dilihat kemiringan jalan masuk dari jalan raya juga tidak terlalu tajam sehingga penyandang disabilitas tidak akan kesulitan mengakses pasar tersebut.

Pasar Tanggul Surakarta juga menyediakan kursi roda dan tongkat kalau saja ada yang membutuhkan.

Pasar Tanggul Solo Disebut-sebut sebagai Pasar Tradisional Ramah Disabilitas

Tak heran dengan optimalisasi fasilitas tersebut, Pasar Tanggul Surakarta mampu menyabet banyak penghargaan.

Pasar Tanggul berhasil memperoleh penghargaan sebagai Pasar Ramah Difabel oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) 2019 ini.

Dengan adanya penghargaan Pasar Ramah Difabel tersebut membuat motivasi tersendiri bagi para pedagang Pasar Tanggul Surakarta.

Satu di antaranya, Heni (54) mengaku senang Pasar Tanggul bisa meraih penghargaan sebagai pasar terbaik ramah disabilitas.

"Penghargaan tersebut harapannya mampu memotivasi kami para pedagang untuk meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved