Fakta Banjir dan Longsor di Jayapura, 73 Warga Tewas hingga Seorang Bayi Selamat di Reruntuhan Rumah

Selain itu, tercatat 4.273 orang mengungsi ke sejumlah tenda pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah di Jayapura

Fakta Banjir dan Longsor di Jayapura, 73 Warga Tewas hingga Seorang Bayi Selamat di Reruntuhan Rumah
(dok Pendam Kodam XVII Cenderawasih)
Salah satu posko pengungsian yang didirikan Kodam XVII Cenderawasih untuk membantu korban dari bencana banjir bandang yang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/3/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAYAPURA - Berdasarkan data sementara dari Posko Induk Penanggulangan Bencana di Kantor Bupati Jayapura, korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di Jayapura mencapai 73 orang.

Selain itu, tercatat 4.273 orang mengungsi ke sejumlah tenda pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah di Jayapura.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1.Pengungsi banjir dan longsor mencapai 4.273 orang

Banyak tempat tinggal warga rusak diterjang banjir.

Kapala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di RS Bhayangkara mengatakan, para pengungsi tersebar di sejumkah titik.

"Ada empat titik pengungsian, tapi pengungsi terbanyak ada di Kantor Bupati Jayapura," katanya.

Teror Penembakan di Selandia Baru, Polisi Australia Geledah 2 Rumah Diduga Terkait Pelaku

AM Kamal mengemukakan, para pengungsi berasal dari sembilan kawasan yang terdampak banjir, yaitu BTN Gajah Mada (1.450 orang), BTN Bintang Timur (600 orang), Doyo Baru (200 orang), Kemiri (200 orang), Panti Jompo (23 orang), HIS (300 orang), Gunung Merah (200 orang), kediaman bupati (1.000 orang), dan SIL (300 orang).

Bantuan logistik, pakaian, dan obat-obatan mulai berdatangan, baik dari pemerintah, BUMN, perusahaan swasta dan organisasi kerukunan masyarakat.

Kamal menyebutkan, para pengungsi masih membutuhkan bantuan, terutama makanan dan pakaian.

Halaman
1234
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved