Harga Bawang Putih Melambung Tinggi, Upaya Produksi untuk Tekan Impor Terus Dilakukan

BI terus berupaya Indonesia dapat minim dari impor bawang putih, yakni direalisasikan dengan program penanaman denfarm bawang putih di Tegal

Harga Bawang Putih Melambung Tinggi, Upaya Produksi untuk Tekan Impor Terus Dilakukan
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Komoditas bawang putih diprediksi akan menyumbang inflasi Maret 2019 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Bank Indonesia (BI) terus berupaya, Indonesia berpotensi untuk memproduksi bawang putih.

Hal tersebut berkaca dari sebelumya, di mana Indonesia pernah jadi eksportir bawang putih.

"Dulu kita ekportir bawang putih, namun sekarang kita importir bawang putih, bahkan 95 persen bawang putih kita ini impor dari Cina," katanya kelapa Trishunsolo.com, Kamis (21/3/2019).

Bandoe juga menjelaskan, BI terus berupaya Indonesia dapat minim dari impor bawang putih, yakni direalisasikan dengan program penanaman denfarm bawang putih di Tegal, Jawa Tengah.

Perayaan Hari Musik Nasional, Lokananta Solo Bakal Hadirkan Pentas Musik Koes Plusan

Juga Denplot bawang putih di Karanganyar, Jawa Tengah, atau tahap pengembangan bawang putih jenis dobel kromosom.

"Walaupun memang belum dapat memenuhi kebutuhan untuk daerah namun hal semacam ini akan terus diupayakan, sehingga volume impor bawang putih sebesar 95 persen ini dapat terus dikerdilkan," katanya.

Hal tersebut juga untuk menyikapi fluktuasi harga komoditas impor tersebut di pasaran.

Hasil Pengecekan KPU, Wakil Gubernur Sumbar Tak Terdaftar di DPT Pemilu 2019

Diketahui dari hasil sidak Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo di Pasar Gede Solo, harga komoditas impor bawang putih ini dibanderol Rp 45 ribu per kilogram (kg).

Padahal, lanjutnya harga di pekan lalu Rp 30 ribu per kg.

Karena komoditaks impor sehingga melampaui jalur distribusi yang panjang.

Salmafina Hadiri Acara Insert Fashion Awards Bareng Sang Ayah, Sunan Kalijaga Tak Peduli Dihujat

Arusnya Indonesia impor dari Cina dan barang tersebut turunnya di Surabaya dan langsung trafiknya menuju Solo.

Namun adanya akses jalan tol Trans Jawa seharusnya proses distribusi lancar tidak ada isu hambatan distribusi.

"Nanti kami akan telusuri bersama dengan para suplier besar bawang putih dari Solo untuk menanyakan kenaikan harga ini apakah adanya faktor barang dari Cina yang berkurang atau adanya faktor lain," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved