Kasus Seungri Makin Merembet, Bos YG Entertainment Diminta Mundur dari Jabatannya

Yang Hyun Suk saat ini merupakan produser utama YG Entertainment, sementara adiknya mengambil alih posisi CEO sejak 2011 lalu.

Kasus Seungri Makin Merembet, Bos YG Entertainment Diminta Mundur dari Jabatannya
Yonhap News Agency
YG Entertainment. 

TRIBUNSOLO.COM - Sejak Skandal Seungri "eks BIGBANG" mengguncang industri K-Pop, mantan agensinya, YG Entertainment, telah kehilangan hampir 30 persen dari nilai saham mereka dalam beberapa pekan terakhir.

Agensi tersebut juga sedang diselidiki oleh Kantor Layanan Pajak Nasional atas dugaan penggelapan pajak.

Sementara saham YG terus menurun tajam, para pemegang sahamnya dikabarkan telah memutuskan untuk menjadwalkan rapat penting.

Mereka disebut-sebut akan membahas pertimbangan menggantikan atau tidak Yang Hyun Suk dan adiknya, Yang Min Suk, dari posisi kepemimpinan.

Dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com, Yang Hyun Suk saat ini merupakan produser utama YG Entertainment, sementara adiknya mengambil alih posisi CEO sejak 2011 lalu.

Para pemegang saham itu akan bertemu pada Jumat (22/3/2019) ini karena para penggemar dan warganet menuntut Yang Hyun Suk dan saudaranya mengundurkan diri.

Seungri Terseret Banyak Skandal, Nama BIGBANG Dihapus dari Profilnya

Meskipun Seungri sudah meninggalkan YG Entertainment, publik masih menyalahkan agensi tersebut karena gagal mengurus artis mereka dengan benar.

Beberapa bahkan menuduh eksekutif mengambil bagian atau tahu tentang dugaan kejahatan yang dilakukan Seungri.

Saat ini, Yang Hyun Suk adalah pemegang saham terbesar YG Entertainment dengan 16,12 persen.

Adiknya memegang 3,31 persen saham.

Pemegang saham besar lainnya termasuk Global World Music Investment sebesar 9,53 persen, Naver 8,5 persen, Shanghai Fengying Business Consultant Partnership 7,54 persen, dan Layanan Pensiun Nasional sebesar 6,06 persen saham. (Kompas.com/Andi Muttya Keteng Pangerang)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Karena Skandal Seungri, Bos YG Entertainment Dikabarkan Akan Dilengserkan"

Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved