Pilpres 2019

Pernah Singgung soal Karma, Sujiwo Tejo Tegaskan Tak Ingin Cari Nafkah dengan Menjadi Buzzer Politik

Budayawan Sujiwo Tejo memiliki cara agar tidak mencari nafkah dengan menjadi buzzer politik.

Pernah Singgung soal Karma, Sujiwo Tejo Tegaskan Tak Ingin Cari Nafkah dengan Menjadi Buzzer Politik
Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan
Budayawan dan seniman, Sudjiwo Tejo menyampaikan deklarasi budaya di kampus Universitas PGRI Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/10/2014). Dalam deklarasinya, Sujiwo Tejo menyampaikan perkembangan budaya di era modern. (Tribun Jateng/Wahyu Sulistiyawan) 

TRIBUNSOLO.COM - Budayawan Sujiwo Tejo memiliki cara agar tidak mencari nafkah dengan menjadi buzzer politik.

Diketahui sebelumnya, Sujiwo Tejo pernah berkicau tentang karma di Twitternya, Salasa 5 Maret 2019 lalu.

Dalam kicauannya, Sujiwo Tejo menyebut jika segala fasilitas yang dimilikinya tidak memberikan manfaat, maka saat itulah ia sedang mendapat karma.

Karma tersebut akan didapatkan oleh Sujiwo Tejo jika dia mulai menjadi pembenci, pemfitnah, pencemooh dan buzzer politik.

Ketum PPP Romahurmuziy Alias Romi Ditangkap KPK, Sujiwo Tejo: Mudah Ditebak, Membosankan

"Kalau rumahku terang benderang tapi suram, AC/ventilasi dimana2 tapi gerah, mobilku kinclong tapi begitu ada aku di dalamnya mobil itu tampak pucat ... berarti aku mulai jadi pembenci, tukang fitnah, pencemooh, buzzer politik dan yg sekitar itu. #Instant #Karma" kicau Sujiwo Tejo.

Tampaknya dari kicauan tersebut, Sujiwo Tejo benar-benar menjauhi buzzer politik.

Ia pun tak ingin mencari nafkah atau pendapatan dengan menjadi buzzer politik.

Sujiwo Tejo memiliki cara lain untuk mencari nafkah.

Yakni dengan berkarya lewat kerajinan dan keahlian yang dimilikinya.

Kali ini, Sujiwo tak hanya menjual buku-bukunya.

Halaman
1234
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved