Soal Hoaks Tak Ada Azan Jika Jokowi Jadi Presiden, Puan Maharani : Sekarang di Mana-mana Ada Kan?

Puan pun meminta pencegahan penyebaran berita bohong atau paham-paham intoleran bisa dilakukan sejak kecil melalui berbagai pendidikan

Soal Hoaks Tak Ada Azan Jika Jokowi Jadi Presiden, Puan Maharani : Sekarang di Mana-mana Ada Kan?
Dok. Humas Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Menko PMK Puan Maharani saat memberikan sambutan kepada para penerima bantuan pemerintah di Pendapi Agung Kota Surakarta, Surakarta, Jumat (9/11/2018) 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh pada kabar bohong atau hoaks yang menyesatkan dan cenderung fitnah.

Apalagi menjelang perhelatan Pemilu Presiden dan Legislatif 17 April mendatang.

Dia mencontohkan, hoaks yang ditujukan pada Presiden Joko Widodo yang akan meniadakan azan, menghapuskan pendidikan agama Islam di sekolah dan pesantren, atau melegalkan pernikahan sejenis.

“Kalau presidennya Pak Jokowi nantinya enggak boleh lagi ada azan, percaya atau enggak? Orang sekarang presidennya Jokowi di mana-mana azan kan?” kata Puan dalam pidatonya di acara Jambore Pandu Sekolah Model 2019 di Surabaya, Rabu (20/3/2019).

Diguncang Skandal Seks, Saham 5 Perusahaan Hiburan Korea Ini Anjlok

Puan pun meminta pencegahan penyebaran berita bohong atau paham-paham intoleran bisa dilakukan sejak kecil melalui berbagai pendidikan.

Selain itu, Puan juga mendorong masyarakat untuk tidak bermusuhan hanya karena berbeda pilihan dalam Pemilu.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan negara Indonesia.

“Bahwa kita adalah sedulur, bahwa kita adalah saudara, bahwa kita adalah rakyat Indonesia"

"Dan jangan pernah hanya karena pesta demokrasi lima tahunan yang harusnya membuat kita itu bergembira, berbangga akan mempunyai pemimpin-pemimpin yang akan datang kemudian membuat kita sepertinya bermusuhan,” kata dia. 

Jadwal Kualifikasi Piala AFC U-23, Laga Perdana Indonesia Tantang Thailand

Puan meminta seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya, tetap menjaga budaya gotong royong dan kebhinekaan masyarakatnya.

"Surabaya, Jawa Timur, harus selalu adem ayem dan guyub dengan gotong-royong,” tuturnya. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Puan: Kalau Nanti Presidennya Pak Jokowi Tak Boleh Ada Azan, Percaya atau Enggak?"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved