Teror Penembakan di Selandia Baru

Keluarga WNI Asal Padang Korban Penembakan di Masjid Christcurh Berangkat ke Selandia Baru

Zulfirman merupakan seniman asal Sumatera Barat yang menjadi korban penembakan di Masjid Christcurh Selandia Baru pekan lalu

Keluarga WNI Asal Padang Korban Penembakan di Masjid Christcurh Berangkat ke Selandia Baru
KOMPAS.com/PERDANA PUTRA
Rumah orangtua Zulfirman Syah, korban penembakan di Masjid Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) siang. 

TRIBUNSOLO.COM, PADANG - Keluarga Zulfirman Syah akhirnya berangkat ke Selandia Baru, Kamis (21/3/2019).

Zulfirman merupakan seniman asal Sumatera Barat yang menjadi korban penembakan di Masjid Christcurh Selandia Baru pekan lalu.

Kakak korban, Yuli Erma mengungkapkan suka citanya karena ia dan keluarga bisa berangkat ke Selandia Baru untuk melihat kondisi adiknya.

"Saya sangat senang akhirnya bisa berangkat hari ini, setelah menunggu," katanya kepada Tribunpadang.com, Kamis.

Proses Sortir, KPU Sukoharjo Temukan 462 Surat Suara DPD Rusak

Yuli baru mendapat informasi dari pihak ACT bahwa pembuatan visa telah selesai.

Keluarga berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau, dijemput pihak ACT.

Di kantor ACT yang beralamat di Jalan S Parman, Ulak Karang, Wali Kota Padang Mahyeldi memberi sambutan sekaligus menghadiri acara seremonial pelepasan keluarga Zulfirman menuju Selandia Baru.

"Saya harap dengan hadirnya keluarga Zulfirman Syah bisa mempercepat kesembuhan saudara Zul," kata Mahyeldi.

Nyabu di Rumah, Lurah dan Staf Humas Protokol Pemkot Samarinda Diciduk BNNP Kaltim

Keluarga Zulfirman berangkat dari Padang pukul 12.50 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan ditemani anggota ACT Pusat.

BM ACT Padang Zeng Wellf mengatakan, anggota ACT Pusat yang ikut ke Selandia Baru menemani dan mengurus semua administrasi.

"Anggota kami dari pusat lebih menemani keluarga dan mengurus administrasi saja," ujarnya. (Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Keluarga Korban Penembakan Asal Padang Berangkat ke Selandia Baru"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved