Mendikbud Sebut Indonesia Dilanda Tunamedia Sosial, Pandai Pakai Gawai Namun Minim Etika

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) RI Muhajir Effendy mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini sedang dilanda fenomena tunamedia sosial

Mendikbud Sebut Indonesia Dilanda Tunamedia Sosial, Pandai Pakai Gawai Namun Minim Etika
KOMPAS.COM/ACHMAD FAISAL
Mendikbud Muhajir Effendi di Surabaya, Jatim, Sabtu (6/8/2016). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) RI Muhajir Effendy mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini sedang dilanda fenomena tunamedia sosial.

Apakah maksudnya? Menurut Muhajir, tunamedia sosial merupakan fenomena masyarakat yang saat ini begitu akrab dengan media dan digital serta sangat pandai menggunakan gawai, namun sangat minim dalam hal etika dan tidak tahu cara menggunakan media sosial dengan baik dan bijak.

Padahal, lanjut Muhadjir, etika memegang peranan penting dalam penggunaan media sosial.

Hal itu setidaknya dapat menyumbang kemampuan literasi yang baik dalam realisasinya.

“Lagipula, literasi nasional saat ini sudah diperluas"

"Tak melulu soal baca dan tulis saja"

"Ada juga literasi finansial, budaya, sains, dan digital,” kata Muhadjir saat menghadiri acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 di Alun-Alun Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (22/3/2019).

Kabar Duka, Iskandar The Rollies Meningal Dunia

Muhadjir menyebutkan, perluasan makna literasi ini harus semakin disikapi dengan penguasaan yang mumpuni dan komprehensif.

“Sehingga mereka pada akhirnya dapat berkontribusi dalam bidang yang bermanfaat,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, Asep Saepurohman, mengatakan, upaya pengembangan literasi harus diimbangi dengan kompetensi, kreatif dan berpikir kritis.

“Apalagi pada era seperti sekarang ini, masyarakat harus menguasai berbagai hal dalam kesehariannya"

"Karena itu, pegiat literasi, guru, dan pelajar dan mahasiswa harus mau dan mampu mengembangkan literasi agar terus tumbuh dan berkembang,” imbuhnya.

7 Ribu Peserta Siap Sampaikan Deklarasi Damai Alumni SLTA Soloraya Dukung Jokowi

Pada acara ini, Muhadjir membagi-bagikan doorprize berupa sepeda dan alat-alat elektronik kepada peserta acara yang didominasi guru dan siswa tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah, dan Dandim 06/08 Cianjur Letkol Rendra. (Kompas.com/Firman Taufiqurrahman)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendikbud: Indonesia Dilanda Tunamedia Sosial, Pandai Pakai Gawai, tetapi Minim Etika"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved