Dishub Solo Catat 90 Pelanggaran Pengendara Angkutan Barang dan Penumpang dalam Kurun Waktu 3 Bulan

Selama 3 bulan melakukan razia, Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta menemukan sebanyak 90 pengendara yang melanggar aturan.

Dishub Solo Catat 90 Pelanggaran Pengendara Angkutan Barang dan Penumpang dalam Kurun Waktu 3 Bulan
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Petugas memeriksa sebuah mobil di Jalan Diponegoro Solo dalam operasi gabungan, Rabu (27/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selama 3 bulan melakukan razia, Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta menemukan sebanyak 90 pengendara yang melanggar aturan.

Hal tersebut diungkapkan Penyidik Transportasi darat Dishub Kota Solo, Agus Dwiyanto, seusai operasi kendaraan di kawasan Ngarsopuro, Banjarsari, Solo.

"Sejak Januari 2019, kami melakukan beberapa kali razia lalu menemukan 90 pelanggaran," katanya, Rabu (27/3/2019) siang.

"Jenis pelanggaran yang mendominasi yakni SIM mati, daya angkut, pajak, STNK hingga trayek," katanya.

Agus juga membeberkan bahwa selama 2018 terdapat 340 pelanggaran yang dilakukan.

Banyak Bus yang Langgar Trayek Masuk Kota, Dishub dan Satlantas Solo Gelar Operasi Gabungan

Razia tersebut diadakan demi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kendaraan yang menyalahi trayek.

Selain mobil bermuatan barang, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) yang melintasi jalan di Kota Solo juga menjadi sasaran petugas.

Razia ini sendiri merupakan gabungan petugas Satlantas Polresta Solo dan Dinas Perhubungan Kota Solo.

Bagi pelanggar yang bermasalah dengan SIM, terlambat bayar pajak, dan tidak membawa STNK ditindak langsung oleh Satlantas Polresta Solo.

Sedangkan pelanggaran lainnya seperti uji KIR, ditindak oleh petugas Dishub Surakarta. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved