Humas Pemkot Surabaya Sebut Kunjungan Risma ke Rusia Bukan untuk Menghindar dari Kasus Jalan Gubeng

Sebagaimana diketahui, Fuad Benardi, putra sulung Risma mendatangi gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (26/3/2019)

Humas Pemkot Surabaya Sebut Kunjungan Risma ke Rusia Bukan untuk Menghindar dari Kasus Jalan Gubeng
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Fuad Benardi usai diperiksa di Mapolda Jatim, Selasa (26/3/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Muhammad Fikser mengatakan, kunjungan kerja Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai pembicara di Kota St. Petersburg, Rusia, bukan upaya untuk menghindari kasus yang dialami putranya.

Sebagaimana diketahui, Fuad Benardi, putra sulung Risma mendatangi gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (26/3/2019).

Dia diperiksa lantaran diduga terlibat perizinan proyek basement dua lantai Rumah Sakit Siloam di Jalan Gubeng Surabaya yang menyebabkan jalan tersebut ambles.

"Tidaklah. Proses izin itu lama"

"Kan (wali kota) tidak bisa menghindar terus langsung berangkat tiba-tiba sebagai pejabat negara (ke Rusia)," kata Fikser kepada Kompas.com, Rabu (27/3/2019) malam.

Wujudkan Kota Budaya, Pemkot Gelar Festival Dalang Cilik di Balai Kota Solo

Kata Fikser, dalam proses izin ke luar negeri, seorang pejabat tidak bisa mengurus proses izin dalam satu hari.

Tetapi ia memahami bahwa ada persepsi yang mengaitkan kunjungan Risma ke Rusia merupakan upaya untuk menghindar.

"Tapi proses itu kan panjang. Seorang pejabat kalau mau ke luar negeri harus ada alasan yang kuat kenapa ke luar negeri"

"Terus itu harus ditunjukkan dengan dasar dia apakah sebagai undangan atau sebagai pembicara," ujar Fikser.

Akhir Maret 2019, WP SPT Tahunan 2018 yang Melalui e-filing Capai 84 Persen dari Target

Risma sebagai pejabat negara, lanjut dia, tidak bisa ke luar negeri seenaknya.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved