Sempat Terkendala Akses dan Cuaca, Proyek Pembangunan Fisik di Desa Celep Sukoharjo Rampung

Chandra juga membeberkan kendala dalam pembangunan TMMD ini, seperti masalah akses yang susah dan cuaca yang tidak bersahabat.

TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Kapolres Sukoharjo, Kepala Desa Celep, Bupati Sukoharjo beserta istri, Danrem beserta istri, Danramil beserta istri saat foto di jalan proyek TMMD Desa Celep, Nguter, Sukoharjo, Rabu (27/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) regular ke-104 di desa Celep, Nguter, Sukoharjo, resmi ditutup melalui upacara penutupan di Lapangan Desa Celep, Nguter, Sukoharjo, Rabu (27/3/2019).

Dandim Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakoso, mengapresiasi kinerja timnya yang mampu menyelesaikan pembangunan TMMD sebelum waktu yang ditentukan.

"Akhirnya TMMD regular ke-104 di Desa Celep bisa diselesaikan tepat waktu dengan hasil maksimal."

"Ini merupakan aksi nyata, sinergitas dari TNI, pemerintah daerah dan masyarakat itu sendiri, khususnya dalam bentuk pembangunan fisik dan nonfisik yang bisa menyasar langsung ke pelosok desa."

"Target 100 persen sudah tercapai, sejak empat hari yang lalu dari upacara penutupan ini," katanya.

Dia menambahkan, hal tersebut terwujud berkat kerjasama yang baik antara Kodim 0726/Sukoharjo, Lanud, Yonif 403, Yonkaf 2, Zidam 4, dan juga partisipasi masyarakat serta dari Polri dan ormas yang ada di Sukoharjo.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo Dijadwalkan Hadiri Upacara TMMD 2019 & Membuka Festival Dalang Cilik

Chandra juga membeberkan kendala dalam pembangunan TMMD ini, seperti masalah akses yang susah dan cuaca yang tidak bersahabat.

"Kita awalnya ada kendala, terutama mengenai dropping matrial karena medannya yang sulit."

"Saat kita dropping matrial, dua truk sempat terguling, akhirnya kita dropping di pinggir jalan utama, kemudian kita langsir ke lokasi pembangunan," katanya.

Dia berharap masyarakat bisa bersinergi dengan TNI dengan stakeholder agar bisa membangun bangsa baik fisik maupun nonfisiknya.

Proyek fisik yang diselesaikan di antaranya pembuatan 3 unit talud dengan total sepanjang 530 m, rabat beton sepanjang 729 m, makadam sepanjang 193 m, rehab masjid, pembuatan pagar masjid, dua poskamling dan 12 unit jamban MCK. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved