Penghematan Anggaran RSUD Semanggi oleh Pemkot Solo hingga Rp 7,7 Miliar Mengacu pada Perpres

Penghematan anggaran pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi Solo senilai Rp 7,7 miliar sudah mengacu pada Perpres

Penghematan Anggaran RSUD Semanggi oleh Pemkot Solo hingga Rp 7,7 Miliar Mengacu pada Perpres
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Penampakan RSUD Semanggi dari depan yang masih dikerjakan di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, menegaskan penghematan anggaran pengadaan alat kesehatan (alkes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi hingga senilai Rp 7,7 miliar sudah mengacu pada Perpres.

Ia menyebut hal ini sebagai bentuk efisiensi yang merupakan bagian dari prinsip pengadaan barang dan jasa.

Selain itu, lanjut Rudy, efisiensi pengadaan barang memang sudah diatur Perpres Nomor 16/2018.

“Kami sudah mengacu Perpres, di sana diatur kalau pengadaan barang dan jasa harus efisien, efektif, transparan, produknya sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sebagainya,” katanya saat ditemui di Balai Kota Surakarta, Jumat (29/3/2019) siang.

Potensi penghematan pengadaan alat kesehatan tersebut dapat direalisasikan jika Pemkot Solo memilih tempat tidur buatan Tiongkok.

Terkait Pengadaan Alat Kesehatan RSUD Semanggi, Pemkot Solo Klaim Bisa Hemat hingga Rp 7,7 Miliar

Rudy menjelaskan ada diskon 45 persen yang ditawarkan distributor jika dirinya membeli tempat tidur produksi Tiongkok.

Di sisi lain dari hasil penghitungan, tempat tidur buatan Tiongkok dianggap lebih unggul dari sisi harga, masa garansi dan kualitas.

Tawaran lainnya dari produksi lokal asal Yogyakarta dan Jepang, yang dinilai kurang efisien.

"Ini tempat tidur produksi Tiongkok menawarkan garansi selama lima tahun sementara lainnya hanya tiga tahun," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, APBD 2019 telah mengalokasikan dana pengadaan alkes RSUD Semanggi sekitar Rp 80 miliar.

Jelang Deadline RSUD Semanggi, Komisi IV DPRD Solo Monitoring Pembangunan Tahap Akhir

Sesuai rencana, Pemkot Solo bakal membeli 200 unit tempat tidur guna ruang perawatan pasien.

Pembangunan RSUD Semanggi yang menggelontorkan anggaran senilai sekitar Rp 192 miliar itu berlangsung sejak 2017.

Sebagai rumah sakit tipe C, RSUD itu bakal menyediakan empat pelayanan spesialis dasar yaitu ginekologi, anak, bedah dan penyakit dalam. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved