Pemilu 2019

Ada Payung Hukum Bagi BUMN yang Berkampanye di Pemilu 2019

Refly Harun, mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hendaknya konsisten pada Peraturan Perundang-Undangan terkait netralitas dan profesionalitas.

Ada Payung Hukum Bagi BUMN yang Berkampanye di Pemilu 2019
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Ahli Hukum Tata Negara sekaligus Komisaris Pelindo I, Refly Harun. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ahli hukum tata negara yang juga Komisaris Pelindo I, Refly Harun, mengatakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hendaknya konsisten pada Peraturan Perundang-Undangan terkait netralitas dan profesionalitas insan BUMN dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"Jika dikaitkan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017, pasal 280 ayat 2 huruf D, yaitu Komisaris, Dewan Pengawas, Direksi, hingga Karyawan dilarang dilibatkan dalam kampanye," katanya kepada wartawan, Sabtu (30/3/2019).

Tujuannya untuk menjaga agar BUMN netral dan profesional.

Di sisi lain, ia meminta BUMN menjadi motor penggerak kekuatan ekonomi tanpa terpengaruh politik apa yang sedang berkuasa.

Sementara itu Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Sinergi BUMN, Ahmad Irfan Nasution, berujar professionalitas BUMN ini harus dibuktikan dari sikap netral mereka dalam berpolitik dalam Pemilu 2019.

Imbauan Jokowi terkait Pemilu Serentak 17 April 2019: Berlibur Silakan tapi Nyoblos Dulu

"Sampai saat ini FSP Sinergi BUMN masih menemukan adanya kepengurusan perusahaan yang belum dikelola secara profesional," katanya.

Pergantian pimpinan terutama komisaris, seolah menjadi praktik politik balas budi para penguasa.

Pihaknya berujar politik balas jasa masih terjadi, penguasa menempatkan orang-orangnya di BUMN khususnya untuk kursi komisaris.

Direksi BUMN seolah dipercayakan kepada orang-orang yang dapat mengakomodasi kepentingan politik penguasa. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved