MK Putuskan Warga yang Belum Dapatkan e-KTP Tetap Bisa Nyoblos

Warga negara yang sudah punya hak pilih dalam pemilu tetapi belum mendapatkan e-KTP tetap bisa menggunakan hak suaranya

MK Putuskan Warga yang Belum Dapatkan e-KTP Tetap Bisa Nyoblos
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Kepala Satuan Pelaksana Dukcapil Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Ahmad Yusuf, menunjukkan E-KTP bagi warganya yang telah selesai dicetak, Kamis (30/8/2012). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Warga negara yang sudah punya hak pilih dalam pemilu tetapi belum mendapatkan e-KTP tetap bisa menggunakan hak suaranya.

Ada kondisi di mana pemilih sudah melakukan perekaman e-KTP, tetapi e-KTP belum tercetak sehingga yang bersangkutan belum menerima e-KTP.

Ada pula pemilih yang sudah pernah melakukan perekaman e-KTP dan menerimanya, tetapi kemudian hilang.

Pemilih dengan kondisi tersebut masih dapat menggunakan hak pilih mereka.

Sebab, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) memberi kesempatan bagi pemilih untuk menggunakan surat keterangan (suket) sebagai pengganti e-KTP.

Jarang Berkumpul, Aurel dan Azriel Sampaikan Keinginan Jalan-jalan bersama Krisdayanti

Namun, suket yang dimaksud adalah surat keterangan yang menunjukan pemilih telah melakukan perekaman e-KTP, tetapi belum mendapatkan e-KTP yang tercetak.

Suket itu hanya bisa dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Ketentuan tersebut juga telah ditegaskan dalam putusan uji materi Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap Undang-Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017, dengan nomor perkara 20/PUU-XVII/2019.

Dalam perkara tersebut, salah satu hal yang dikabulkan adalah uji materi Pasal 348 ayat (9) UU Pemilu terkait penggunaan e-KTP untuk memilih.

Deklarasi Relawan Prabowo-Sandi di Sukoharjo, Singgung Netralitas TNI-Polri hingga People Power

MK memutuskan bagi mereka yang belum memiliki e-KTP, dapat menggunakan surat keterangan perekaman untuk mencoblos.

Sementara itu, dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara juga diatur mengenai suket sebagai pengganti e-KTP. Dalam Pasal 7 ayat (2) disebutkan,

"Dalam memberikan suara di TPS sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pemilih menunjukkan formulir Model C6-KPU dan KTP-el atau identitas lain Kepada KPPS."

Sementara itu, Pasal 7 (3) menyebutkan, "Identitas lain sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berupa: a. Suket; b. Kartu Keluarga; c. Paspor; atau d. Surat Izin Mengemudi." (Kompas.com/Fitria Chusna Farisa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "E-KTP Hilang atau Belum Tercetak Tetap Bisa Nyoblos"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved