Garuda Indonesia Tepis Tudingan Monopoli Penjualan Tiket Umrah yang Dilayangkan Perpuhi

Perusahaan maskapai Garuda Indonesia menepis tudingan monopoli penjualan tiket umrah.

Garuda Indonesia Tepis Tudingan Monopoli Penjualan Tiket Umrah yang Dilayangkan Perpuhi
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Maskapai Garuda Indonesia di Bandara Adi Soemarmo Surakarta 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perusahaan maskapai Garuda Indonesia menepis tudingan monopoli penjualan tiket umrah yang dilayangkan oleh Persaudaraan Pengusaha Travel Umroh dan Haji Indonesia (Perpuhi).

Public Relation PT Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan berujar, kebijakan terbaru yang berlaku saat ini diklaim sebagai strategi simplifikasi model bisnis.

"Strategi simplifikasi model bisnis yang penerapannya lebih akuntabel, kompetitif dan selaras demand pasar," katanya kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).

Ada Masalah Tekanan Kabin, Pesawat Garuda Indonesia Tujuan Jeddah Mendarat Darurat di Srilanka

Model bisnis yang saat ini diterapkan oleh perusahaan dalam penjualan tiket penerbangan umrah pada dasarnya merupakan common practice yang juga dilakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan dunia.

Khususnya dalam menunjang akselerasi bisnis maskapai.

Menurutnya, dengan model bisnis baru yang diterapkan itu diharapkan kinerja maskapai akan lebih kompetitif.

Karena melalui mekanisme penjuaan tiket itu dianggap lebih terintegrasi, dapat mengamankan pendapatan perusahaan.

Dan juga memastikan ketersediaan seat serta keberangkatan jamaah menjadi lebih terjamin.

Promo Bulan April 2019, Dapatkan Diskon Tiket Garuda Indonesia hingga Rp 750 Ribu di Tiket.com

"Sehingga dengan kebijakan model bisnis ini end user dalam hal ini adalah jemaah umrah akan tetap mendapatkan harga yang kompetitif," imbuhnya.

"Garuda Indonesia akan terus memonitor dan memastikan agar pola bisnis yang dilaksanakan tidak akan merugikan mitra travel agent maupun jemaah," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved