Pilpres 2019

Jokowi: Jangan Sampai Beda Pilihan Pilpres, Ada Cawapres Datang Ditolak

Jokowi pun mengajak seluruh komponen bangsa, terutama para politikus serta masyarakat untuk dewasa di dalam berpolitik.

Jokowi: Jangan Sampai Beda Pilihan Pilpres, Ada Cawapres Datang Ditolak
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Calon Presiden nomor 01 Joko Widodo di lapangan bola Dukuh Salam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (4/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, CIREBON - Calon wakil presiden nomor urut 01 Kiai Haji Ma'ruf Amin dihadang massa ketika hendak berziarah di makam almarhum Kiai Suhro, Senin (1/4/2019).

Para penghadang mengacungkan jempol dan telunjuknya secara berbarengan sambil berteriak, "Prabowo".

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo pun angkat bicara soal aksi tidak bertanggungjawab ini.

Menurut dia, Pemilu merupakan pesta demokrasi.

Jokowi dan Iriana Hujan-hujanan Bersama Pendukungnya di Tegal

Oleh sebab itu beda pilihan di dalam sebuah pesta demokrasi adalah hal wajar.

"Ini pesta demokrasi."

"Sekali lagi, pesta demokrasi."

"Beda pilihan itu sangat biasa, wajar," ujar Jokowi saat dijumpai setelah salat maghrib di Masjid Agung Brebes, Jawa Tengah, Kamis (4/4/2019).

Rencana Bagi-bagi Kursi Menteri di Kubu Prabowo-Sandi, TKD Jokowi-Maruf Solo Sebut Haus Kekuasaan

"Jadi, jangan sampai beda pilihan di Pilpres, antartetangga jadi enggak saling ngomong, antarkampung enggak saling bicara, kemudian ada capres ini datang kemudian ditolak, janganlah."

"Ada lagi cawapres datang ke sebuah provinsi ditolak, janganlah," lanjut dia.

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved