Soal Penusukan Sejumlah Polisi di Bandung, Polri Sebut Tidak Ada Kaitannya dengan Pemilu 2019

Lebih lanjut Iqbal menerangkan, pelaku selama ini memang menyasar polisi karena dianggap musuh bagi teroris

Soal Penusukan Sejumlah Polisi di Bandung, Polri Sebut Tidak Ada Kaitannya dengan Pemilu 2019
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol, M. Iqbal saat hadir dalam Apel Gabungan Pengamanan Pemilu 2019 di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Solo, Jumat (5/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Polri memastikan kasus penusukan yang dilakukan terduga teroris kepada empat anggota polisi di Bandung, tidak ada kaitan dengan Pemilu 2019.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol, M. Iqbal, bahwa kasus yang terjadi Kampung Cibungur, RT 02 RW 11, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar) itu, murni tindak pidana terorisme.

"Kita sudah menjejaki sejak lama oleh Densus 88, rangkaian Lampung, Sibolga dan kemarin di Jabar," ungkap dia kepada TribunSolo.com, saat hadir dalam Apel Gabungan Pengamanan Pemilu 2019 di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo Solo di Lapangan Dirgantara, Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Jumat (5/4/2019).

"Catat ya, tidak ada kaitannya dengan Pemilu sama sekali," jelasnya menegaskan.

Furry Setya Mas Pur Tukang Ojek Pengkolan Dihina Netter, Putri Anne: Sudah Aku Laporin ke Polisi

Lebih lanjut Iqbal menerangkan, pelaku selama ini memang menyasar polisi karena dianggap musuh bagi teroris.

"Karena kami melakukan upaya paksa selama ini untuk masyarakat bangsa dan negara,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, terkait pelaku penusukan yang sudah diamankan, saat ini Polri melakukan pengembangan penyelidikan.

"Ada beberapa yang dikembangkan," ujar dia.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri membekuk suami istri terduga teroris di rumahnya, Kampung Cibungur, RT 02 RW 11, Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Kamis (4/4/2019) pagi.

Polisi Sudah Serahkan Berkas Perkara Joko Driyono ke Kejagung

Sang suami yang dikenal bernama Salim melakukan perlawanan sengit dengan menyabetkan pisau ke arah polisi yang berupaya menangkapnya.

Akibatnya, empat petugas mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Kejadian penangkapan pukul 07.30 wib saat SHS pergi ke warung bersama anaknya yang kecil usia 3 tahun," aku dia.

"Lalu, ketika ada penangkapan terduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan pisau sambil mengatakan Allahu Akbar dan anaknya menangis," ujar saksi mata, anggota Linmas Desa Batujajar Timur, Mamad Ahmad Dadan (41) di lokasi. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved