Sekjen PDI-P Nilai Sikap Temperamental Prabowo Saat Kampanye Runtuhkan Martabatnya

Hasto percaya karakter dari pemimpin punya andil untuk menentukan martabat negara

Sekjen PDI-P Nilai Sikap Temperamental Prabowo Saat Kampanye Runtuhkan Martabatnya
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto mengkritik gaya calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam setiap kesempatan kampanye.

Hasto menilai ada persoalan serius terkait watak temperamental Prabowo yang sering diperlihatkan di depan publik.

Contohnya ketika Prabowo meminta penonton debat untuk tidak tertawa.

Kemudian juga aksi Prabowo yang menggebrak-gebrak meja saat berkampanye di Sleman.

Kezia Toemion dan Aditya Trihatmanto Gelar Resepsi Pernikahan Mewah di Amerika, Intip Foto-fotonya

Menurut Hasto, hal itu justru meruntuhkan martabat Prabowo sebagai calon pemimpin.

"Kata-kata kasar yang keluar dari Pak Prabowo semakin runtuhkan kredibilitas dan martabat pemimpin"

"Sikap egonya dan tampilan elite sekitarnya yang biasa dengan hoaks dan fitnah, justru semakin memperburuk keseluruhan tampilan politik yang seharusnya positif dan penuh hal-hal baik," ujar Hasto melalui keterangan tertulis, Selasa (9/4/2019).

Hasto percaya karakter dari pemimpin punya andil untuk menentukan martabat negara.

Kata dia, Presiden Jokowi selalu tampil sebagai sosok merakyat, visioner, dan mengedepankan optimisme.

Usai Mengadu ke Jokowi dan Prabowo, Bibi Kembali Pertanyakan Keadilan untuk Vanessa Angel

Sikap Jokowi itu dia yakini bisa menghasilkan kultur bangsa yang positif.

Karakter pemimpin memiliki korelasi langsung terhadap peradaban bangsa.

"Sebaliknya, Pak Prabowo yang emosional dan sering keluarkan kata-kata yang tidak pantas itu menghadirkan ketakutan, kegelisahan akut dan pesimisme," ujar Hasto. (Kompas.com/Jessi Carina)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sekjen PDI-P: Sikap Prabowo Saat Kampanye Runtuhkan Martabatnya"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved