Kecam Kasus Pengeroyokan Audrey, Nikita Mirzani : Miris, Sampai Gemeteran Baca Beritanya

Siswi SMP di Pontianak berinisial AD (14) yang diduga dikeroyok 12 siswi SMA karena komentar di Facebook, masih menjalani opname di Rumah Mitra Medika

Kecam Kasus Pengeroyokan Audrey, Nikita Mirzani : Miris, Sampai Gemeteran Baca Beritanya
Instagram
Justice For Audrey - Nikita Mirzani 

"Pelajaran untuk semua,minta maaf siapa saja bisa..tapi taukah kalian,luka batin dia sampai kapanpun gak akan bisa hilang"

Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat akan melibatkan psikolog dalam penanganan AD (14), siswi SMP yang diduga dikeroyok 12 siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Sebelumnya, perkara pengeroyokan tersebut diduga berawal dari saling adu komentar di Facebook.

"Kami akan berkoordinasi dengan psikolog untuk membantu pelaku dan korban"

"Yakni memberikan pendampingan hypnoprana dan psikolog klinis," kata Divisi Hubungan Antar Lembaga KPPAD Kalbar, Sulastri, Selasa (9/4/2019).

KPPAD juga akan berkoordinasi dengan pihak keluarga pelaku dan korban, terutama terkait perlindungan pendidikan anak.

"Kami tidak melakukan pendekatan terhadap pihak sekolah saja, namun dari keluarga mereka juga agar bisa menentukan bagaimana baiknya agar kedua pihak ini mendapatkan perlindungan pendidikan," ujarnya.

Dia menjelaskan, sebenarnya mereka tidak akan dilema dalam menangani perkara tersebut.

Sebab, beberapa pelaku sudah pada tingkat akhir masa sekolah.

Hanya saja dua yang lain masih duduk di kelas X atau kelas satu.

Kemudian ditambah dengan adanya pemberitaan yang cukup vulgar menampilkan identitas mereka di salah satu media lokal.

"Saat ini dua pelaku yang masih kelas X dikabarkan mulai di-bully teman-temannya"

"Bahkan sampai menangis," ujarnya.

Sementara itu, kasus pengeroyokan tersebut telah ditangani pihak kepolisian dan dalam proses penyelidikan.

"Kemarin kita menerima limpahan perkara dari Polsek Pontianak Selatan"

"Sekarang masih kita dalami," kata Kanit PPA Polresta Pontianak Inayatun. (*)

Penulis: Putradi Pamungkas
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved