Presiden AS Donald Trump Wacanakan Pertemuan dengan Kim Jong Un

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan wacana ingin menggelar pertemuan kembali dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

THE STRAIT TIMES/KEVIN LIM
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). 

TRIBUNSOLO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan wacana ingin menggelar pertemuan kembali dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Pernyataan itu Trump sampaikan saat menerima kunjungan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in, di Ruang Oval Gedung Putih, dilansir AFP via The Guardian Jumat (12/4/2019).

Sejak hubungan keduanya mencair pada awal 2018, Trump dan Kim sudah dua kali bertemu.

Pertama di Singapura pada 12 Juni 2018. Kemudian yang kedua di Vietnam Februari lalu.

"Kami akan mendiskusikannya, pertemuan potensial itu, pertemuan lanjutan dengan Korut dan juga Kim Jong Un," tutur Trump jelang diskusi dengan Moon, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Baik Trump dan Moon berupaya menarik Korut.

Donald Trump Tegaskan ISIS Bakal Segera Lenyap dari Peta

Namun, pertemuan kedua di Hanoi yang tak menghasilkan kesepakatan merupakan isu yang paling menjadi perhatian.

Dalam konferensi pers seusia pertemuan selama dua hari, Trump menjelaskan perundingan gagal karena Kim mengajukan syarat seluruh sanksi harus dicabut.

Dalam pertemuan dengan Moon, Trump berujar dia begitu menikmati momen kebersamaan dengan Kim.

Dia menyebut Kim seolah sebagai sosok yang dikenalnya sejak lama.

"Saya menghormati dia dan saya harap, setelah melalui dua pertemuan, hal baik bakal terjadi karena Korut mempunyai potensi yang menakjubkan," kata dia.

Presiden 72 tahun itu kemudian menegaskan bahwa sanksi maksimum bakal tetap dijalankan kepada Pyongyang.

Demi Saksikan Pertemuan Trump-Kim Jong Un di Vietnam, Seorang Guru Geologi Jalan Kaki 100 Kilometer

Namun, dia menyiratkan enggan memberi sanksi baru.

Keengganan itu Trump tunjukkan dari penolakannya untuk memberi tekanan tambahan, dan mengaku hingga saat ini dia belum memikirkan sanksi baru kepada Korut.

Trump juga mendukung langkah Moon yang berniat mengirimkan bantuan kemanusiaan.

"Kami membahas sejumlah bantuan, sejujurnya, saya tidak masalah," kata dia.

Bagi Moon, upaya menarik kembali Kim kepada proses denuklirisasi menjadi pertaruhan setelah lawan politik menuduhnya sebagai "juru bicara utama" Kim. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Wacanakan Pertemuan Ketiga dengan Kim Jong Un"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved