Pemilu 2019

Caleg DPR RI dari PKPI Sukma Selfia Rianti Safari Budaya Kesenian Ebeg, Ini Pesan Pentingnya

Caleg DPR RI dari PKPI Dapil 8 Jawa Tengah (Kabupaten Banyumas dan Cilacap), Sukma Selfia Rianti, Safari Budaya ke kelompok-kelompok sanggar ebeg.

ISTIMEWA
Safari Budaya ke kelompok-kelompok sanggar seni Ebeg (kuda lumping atau kuda kepang) dilakukan Caleg DPR RI dari PKPI Dapil 8 Jawa Tengah, Sukma Selfia Rianti, di Kebumen, Jumat (12/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, BANYUMAS -  Caleg DPR RI dari PKPI Dapil 8 Jawa Tengah (Kabupaten Banyumas dan Cilacap), Sukma Selfia Rianti, menggelar Safari Budaya ke kelompok-kelompok sanggar seni Ebeg (kuda lumping atau kuda kepang), Jumat (12/4/2019).

Politikus keturunan Banyumas ini siap ikut melestarikan kesenian ini agar tidak punah atau terpinggirkan sekaligus selamat dari serbuan kebudayaan atau hiburan asing.

Ia siap mengayomi kesenian ini untuk dilestarikan sehingga bisa dinikmati oleh anak dan cucu.

Menurut rilis yang dikirim ke TribunSolo.com, sanggar-sanggar seni Ebeg di Kabupaten Kebumen berada di beberapa desa.

Suasana Safari Budaya ke kelompok-kelompok sanggar seni Ebeg yang dilakukan Caleg DPR RI dari PKPI Dapil 8 Jawa Tengah, Sukma Selfia Rianti, di Kebumen, Jumat (12/4/2019).
Suasana Safari Budaya ke kelompok-kelompok sanggar seni Ebeg yang dilakukan Caleg DPR RI dari PKPI Dapil 8 Jawa Tengah, Sukma Selfia Rianti, di Kebumen, Jumat (12/4/2019). (ISTIMEWA)

Caleg PDI-P Diah Defawati Ande Tegaskan Ebleg Kebumen Tetap Bisa Maju di Zaman Milenial Sekarang

Antara lain Desa Purwosari dan Desa Tambakmulyo di Kecamatan Puring, serta Desa Tanggeran dan Desa Pandansari di Kecamatan Sempor.

Safari Budaya Sukma di Desa Purwosari, dihadiri oleh 120 orang anggota Ebeg Kebumen Aji (EKA) dari lima sanggar.

Di Desa Tanggeran, dihadiri 160 orang dari lima sanggar.

Sedangkan di Desa Pandansari dihadiri oleh 85 orang anggota komunitas dari empat sanggar, serta dihadiri pula oleh tokoh masyarakat sekitar.

Perempuan Caleg Demokrat Ponorogo Ini Kampanyekan Jokowi-Maruf di Balihonya

Adapun dalam Safari Budaya di Lapangan Larangan, samping kantor Kecamatan Kembaran, Purwokerto, Sukma Selfia Rianti mengatakan bahwa di masa sekarang budaya tradisional juga bisa maju.

“Jadi sudah harus kita ubah pikiran yang menyebutkan budaya tradisional itu kuno atau ketinggalan zaman," katanya.

"Itu salah besar," ujarnya menegaskan.

Bus Safari Jurusan Solo-Semarang yang Terbakar di Boyolali Dievakuasi, Kerugian Setengah Miliar

"Di zaman sekarang, budaya tradisional sangat bisa maju, mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas tradisinya."

"Semangat itu yang ada dalam UU Pemajuan Kebudayaan yang diresmikan tahun 2017," kata Sukma Selfia Rianti. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved