Pemilu 2019

Masa Tenang Pemilu 2019, Bawaslu Solo Edukasi Masyarakat terkait Hoaks di CFD

Masa tenang Pemilu 2019, Bawaslu Solo dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) membagikan puluhan porsi nasi goreng di CFD Solo.

Masa Tenang Pemilu 2019, Bawaslu Solo Edukasi Masyarakat terkait Hoaks di CFD
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Petugas Bawaslu Solo menyajikan nasi goreng di CFD, Solo, Minggu (14/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masa tenang Pemilu 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) membagikan puluhan porsi nasi goreng di car free day (CFD), Minggu (14/4/2019) pagi.

Selain membagi, petugas Bawaslu dan Mafindo juga memasak nasi goreng tersebut di CFD.

"Ini sebagai pesan-pesan terakhir kami di masa tenang kampanye," kata Komisioner Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Surakarta, Agus Sulistyo Minggu (14/4/2019) pagi.

"Kami ingin menunjukkan bahwa yang namanya politik uang, hoaks, fitnah masih bertebaran di mana-mana," katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat soal hoaks yang beredar hanya gorengan-gorengan yang sebenarnya tidak perlu dirisaukan oleh masyarakat.

"Nasi goreng pemilu hanya sebagai tanda bahwa isu itu bisa digoreng menjadi isu-isu politik yang tidak mencerdaskan," katanya.

Selain memperlihatkan kegiatan memasak, petugas juga menggunakan aprons bertuliskan Nasi Goreng Anti Hoax, Nasi Goreng Anti Hate Speech hingga nasi Goreng Anti Politik uang.

Terdapat 3-4 beberapa meja dimana petugas memasak dan menyajikan nasi goreng.

Dalam setiap meja terdapat artikel pendek dari Mafindo yang menjelaskan beberapa kasus hoaks dan kebenarannya.

Sehingga selain melihat para petugas, masyarakat yang melihat mendapat info mengenai kebenaran hoaks di Indonesia.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari pejalan kaki yang kebetulan melewati tempat tersebut.

Terlihat dari banyaknya pejalan kaki yang berkerumun untuk mendapatkan nasi goreng tersebut.

Sebelum dibagikan, Agus juga memberikan sedikit pidato terkait sikap masyarakat saat mendapatkan berita hoaks.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh terhadap hoax yang bertebaran dan lebih waspada untuk mencari tahu kebenaran tersebut. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved