Polisi Mengadang Seorang Pria Pembawa Dua Kaleng Bensin yang Hendak Masuk Katedral di New York

Seorang pria ditahan pihak keamanan saat hendak memasuki gedung Katedral St Patrick di New York sambl membawa dua kaleng bensin.

Polisi Mengadang Seorang Pria Pembawa Dua Kaleng Bensin yang Hendak Masuk Katedral di New York
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM, NEW YORK - Seorang pria ditahan pihak keamanan saat hendak memasuki gedung Katedral St Patrick di New York sambl membawa dua kaleng bensin.

Selain bensin, dari tubuh pria itu juga ditemukan cairan pematik, serta korek gas.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (17/4/2019) malam.

Disampaikan pihak kepolisian New York, saat ditangkap pria tersebut mengaku hanya mengambil jalan pintas dengan melewati gedung katedral untuk menuju ke mobilnya yang kehabisan bensin.

Namun polisi tidak langsung percaya karena merasa jawaban pria itu tidak konsisten dan berputar-putar.

Gereja Katedral Notre Dame di Paris Dilanda Kebakaran Hebat

"Kami tidak tahu pasti dengan jalan pikiran maupun motif pria tersebut," kata wakil komisaris Departemen Kepolisian New York (NYPD), John Miller, dalam konferensi pers di luar katedral, Kamis (18/4/2019).

Disampaikan wakil komisaris, pria itu dihalangi petugas keamanan saat hendak memasuki katedral dan diberi tahu bahwa dia tidak bisa masuk dengan membawa benda-benda yang dibawanya.

"Saat itulah sejumlah cairan bensin tumpah ke lantai saat pria itu berbalik arah," kata Miller, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Petugas keamanan katedral lantas memberi peringatan dan menghubungi biro kontra-terorisme di kepolisian New York, yang kemudian menangkap pria itu untuk dimintai keterangan.

Kepala BNPT Sebut Terlalu Dini Sebut Dua Pengebom Gereja di Filipina adalah WNI

"Penuturan awalnya adalah dia ingin memotong jalan bahwa kendaraannya kehabisan bensin."

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved