Pilpres 2019

Tanggapi Klaim Kemenangan dan Sujud Syukur Prabowo, TKD Jokowi-Ma'ruf Solo: Harusnya Elegan & Santun

Her Suprabu mengatakan sikap mengklaim kemenangan tanpa membawa data yang valid bukan cara yang elegan dan santun dalam berdemokrasi.

Tanggapi Klaim Kemenangan dan Sujud Syukur Prabowo, TKD Jokowi-Ma'ruf Solo: Harusnya Elegan & Santun
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Prabowo saat kampanye akbar di Stadion Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Solo, Rabu (10/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Klaim kemenangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan selebrasi sujud syukur ditanggapi oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) Solo.

Menurut Ketua TKD Jokowi-Ma'ruf Solo, Her Suprabu, sikap mengklaim kemenangan tanpa membawa data yang valid bukan cara yang elegan dan santun dalam berdemokrasi.

"Harusnya memberikan contoh siap menang dan siap kalah, bukan mengklaim kemenangan," tuturnya kepada TribunSolo.com, Kamis (18/4/2019). 

Real Count KPU Hari Ini Pukul 18.00 WIB, Jokowi-Maruf 57,57 Persen, Prabowo-Sandi 42,43 Persen

Lebih lanjut dia menerangkan, seharusnya para elite bisa memberikan contoh berdemokrasi yang elegan dan santun.

"Ya kalau mengklaim seperti itu gimana ya, apalagi berbanding terbalik dengan hasil hitung cepat," tuturnya.

"Kita serahkan ke KPU sebagai lembaga yang diberi kewenangan oleh UU sebagai penyelenggara Pemilu 2019," ungkap dia.

Pengelola Monas Belum Terima Izin Acara Perayaan Perolehan Suara Prabowo-Sandi oleh Alumni 212

Bahkan dia melanjutkan, pasangan Jokowi-Ma'ruf yang menang berdasarkan hasil hitung cepat sekitar 54 persen, tidak jumawa.

"Kita tetap menunggu hasil resmi dari KPU Pusat  dan regulasi yang ada," jelasnya. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved