Pemilu 2019

Pemilu Selesai Digelar, Said Aqil Siradj: Akan Kita Lakukan Pertemuan dengan Muhammadiyah

KH Said Aqil Siroj juga meminta umat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, apalagi bersikap inkonstitusional.

Pemilu Selesai Digelar, Said Aqil Siradj: Akan Kita Lakukan Pertemuan dengan Muhammadiyah
Tribunnews.com/Gita Irawan
Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam, KH Said Aqil Siroj saat konferensi pers di Gedung PBNU, Lantai 5 jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat pada Jumat (19/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama dua belas Ormas Islam lain yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mengadakan konferensi pers di Gedung PBNU, Lantai 5 jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat pada Jumat (19/4/2019).

Dalam konferensi pers tersebut Ketua Umum PBNU yang juga Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam, KH Said Aqil Siroj beserta perwakilan dari dua belas Ormas Islam yang terhimpun dalam LPOI mengajak seluruh komponen bangsa agar segera melakukan rekonsiliasi usai Pemilu 2019.

Said mengatakan, pihaknya juga akan menggelar pertemuan serupa dengan ormas Islam lain di luar LPOI antara lain Muhammadiyah.

"Insya Allah akan kita lakukan pertemuan dengan Muhammadiyah dan ormas Islam yang di luar LPOI," kata Said.

Kerja Keras KPU: Ada yang Kecapekan, Serangan Jantung, Pekerjaan Penyelenggara Pemilu Sangat Berat

Dia juga mengatakan, untuk pertemuan dengan kedua Paslon Capres-Cawapres peserta Pemilu 2019 bukanlah urusannya dan ormas Islam lainnya.

"Kedua paslon sebenarnya bukan urusan saya, bukan urusan kami ormas Islam. Yang penting bagi kami adalah menyelamatkan, menjaga, mencintai, menyayangi umat kita, umat Islam jangan sampai ada hal yang tidak kita inginkan. Misalnya saling caci maki, fitnah, apalagi sampai perpecahan permusuhan. Itu yang harus kita rawat. Umat kita," kata Said.

Selain itu,  dua belas Ormas Islam yang terhimpun dalam LPOI mengajak seluruh komponen bangsa agar segera melakukan rekonsiliasi usai Pemilu 2019.

"Kami mengajak seluruh komponen bangsa segera melakukan rekonsiliasi pasca pemungutan suara Pemilu 2019," kata Said.

Selain itu, ia juga meminta agar pihak-pihak yang merasa keberatan terhadap hasil pemilu menggunakan saluran yang disediakan konstitusi dalam penyelesaiannya.

Ia juga meminta agar umat bersabar menunuggu hasil resmi rekapitulasi suara Pemilu 2019 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

415 TPS di Sejumlah Daerah Gelar Pemungutan Suara Ulang, Masih Ada 1834 TPS dari Total 2.249 TPS

"Mari kita bersabar untuk menunggu hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilu yang dilakukan oleh KPU sebagai satusatunya lembaga yang diberi kewenangan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Said.

Ia juga meminta umat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, apalagi bersikap inkonstitusional.

"Kami mengajak seluruh umat Islam memperbanyak doa, dzikir dan shalawat, agar bangsa indonesia mendapat berkah dari Allah subhanahu wa ta'ala," kata Said.

Sejumlah perwakilan Ormas Islam yang hadir dalam acara tersebut antara lain Syarikat Islam Indonesia (SII), Persatuan Islam (PERSIS), Al lrsyad AI lslamiyyah, Mathlaul Anwar, Al-Itt hadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikatan DAI Indonesia (IKADI), Azzikra, Al-Washhyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), dan Persatuan Umat Islam (PUI) Himpunan Bina Mualaf. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PBNU Akan Lakukan Pertemuan dengan Muhammadiyah Usai Pemilu 2019
Penulis: Gita Irawan

Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved