Pilpres 2019

Komunitas Difabel Solo Raya 'Tumpengan' sebagai Ungkapan Syukur Jokowi-Maruf Menang di Hitung Cepat

Tumpeng nasi kuning itu didoakan oleh koordinator komunitas difabel Solo Raya relawan Jokowi, Sunarman Sukamto.

Komunitas Difabel Solo Raya 'Tumpengan' sebagai Ungkapan Syukur Jokowi-Maruf Menang di Hitung Cepat
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Para penyandang disabilitas menggelar tumpengan nasi kuning untuk merayakan kemenangan Jokowi-Maruf Amin versi quick count di bawah patung difabel depan Pasar Kleco, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Komunitas difabel Solo Raya relawan Jokowi menggelar tumpengan doa sebagai syukur atas kemenangan pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin versi quick count dari berbagai lembaga survei kredibel.

Tumpengan berupa nasi kuning ditempatkan di tampah (perabot rumah tangga terbuat dari anyaman bambu) itu diselenggarakan di bawah patung difabel depan Pasar Kleco, Solo, Jawa Tengah, Minggu (21/4/2019).

Tumpeng nasi kuning itu didoakan oleh koordinator komunitas difabel Solo Raya relawan Jokowi, Sunarman Sukamto.

Setelah itu, nasi tumpeng dipotong dan dibagikan kepada warga yang ada di sekitar pasar.

Usung Tema Soal Toleransi, Pagelaran Dongeng Solo 2019 Raih Animo Positif

Menurut Sunarman, kegiatan itu sebagai bentuk syukur kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dari hasil hitung cepat.

Meski demikian, pihaknya tetap akan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kami tidak mendahului (kemenangan) Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin versi quick count, tetapi kami mensyukuri bahwa quick count menunjukkan kemenangan," kata pria yang akrab disapa Maman seusai pemotongan tumpeng nasi kuning di Pasar Kleco Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Dia menambahkan sesuai instruksi Presiden Jokowi yang juga capres petahana, pihaknya akan bersabar menunggu hasil resmi penghitungan dari KPU.

Banyak Anggota KPPS hingga Polisi Gugur Diduga Kelelahan, Sujiwo Tejo: Tinjau Ulang Pemilu Serentak

Maman menambahkan, tumpengan nasi kuning tersebut juga untuk menunjukkan bahwa relawan difabel siap mengawal proses penghitungan suara yang dilakukan KPU agar berjalan aman, damai, lancar dan tidak ada kendala apa pun.

"Kami siap mendukung KPU dan Bawaslu agar bekerja sebaik-baiknya, transparan, sehingga apa pun nanti hasilnya, tidak ada masyarakat atau pihak-pihak yang dirugikan," katanya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Dalam kesempatan itu, juga diselipkan doa untuk para petugas dan aparat keamanan yang meninggal saat melakukan pengamanan dan penjagaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

PT Adhi Karya Desak Lelang Pengadaan Proyek Tol Solo-Yogyakarta Segera Dikerjakan

Mereka menilai, para petugas yang meninggal dalam menjalankan tugas pengamanan Pemilu 2019 tersebut adalah pahlawan demokrasi.

"Mereka (aparat keamanan maupun sipil) yang meninggal dalam menjalankan tugas pengamanan pemilu adalah pahlawan demokrasi masa kini," terang Maman.

Pihaknya berharap presiden dan wakil presiden terpilih sesuai hasil keputusan KPU nantinya dapat memperhatikan dalam pemenuhan hak-hak bagi para penyandang disabilitas, khususnya di wilayah Solo Raya. (Kontributor Kompas.com Solo/Labib Zamani)

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Syukuran Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Komunitas Difabel Solo Raya 'Tumpengan' 

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved