Teror Bom di Sri Lanka

Pasca-Serangkaian Ledakan Bom di Sri Lanka, Sebanyak 7 Orang Ditangkap

Ledakan bom di sejumlah gereja dan hotel mewah di Sri Lanka menewaskan sedikitnya 207 orang pada Minggu (21/4/2019).

Pasca-Serangkaian Ledakan Bom di Sri Lanka, Sebanyak 7 Orang Ditangkap
AL JAZEERA
Suasana area gereja pasca-ledakan di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). 

"Negara kita saat ini sedang pulih dari perang yang berkepanjangan yang menghancurkan jalinan persaudaraan di negara kita selama hampir 30 tahun," katanya.

"Pemboman itu bukan tindakan individu yang fanatik. Ini jelas upaya yang sangat terkoordinasi untuk menciptakan pembunuhan, kekacauan dan anarki di negara ini," imbuhnya.

Tak Ada WNI yang Jadi Korban dalam Ledakan Bom di Kolombo, Sri Lanka

Sejauh ini belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Macan Tamil

Sri Lanka sebelumnya juga menghadapi konflik berkepanjangan yang melibatkan Macan Tamil, kelompok separatis yang berjuang untuk kemerdekaan bagi etnis minoritas Tamil di negara itu.

Macam Tamil terdaftar oleh Departemen Luar Negeri AS sebagai organisasi teroris asing pada 1997.

Pemberontakan resmi kelompok itu berakhir pada 2009, namun kekejaman masih terus berlanjut.

Mardani Ali Sera Sebut Upaya Jokowi Berkomunikasi dengan Prabowo Bisa Bikin Suasana Sejuk

PBB pada awalnya memperkirakan korban tewas sepanjang 26 tahun konflik pemberontakan Macan Tamil mencapai sekitar 100.000 orang.

Tapi panel ahli PBB kemudian mengatakan, ada sekitar 45.000 etnis Tamil mungkin telah tewas dalam bulan-bulan terakhir pertempuran.

Sementara itu, umat Kristen di Sri Lanka mencakup 7,4 persen dari total populasi negara itu yang berjumlah 22,4 juta orang.

Diperkirakan 82 persen warga Kristen di Sri Lanka adalah anggota Gereja Katolik Roma. 

Artikel ini telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: 7 Orang Ditangkap Setelah Serangkaian Ledakan Bom di Sri Lanka

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved