Belasan Warga Pamekasan Diduga Terjangkit Chikungunya

Belasan warga di Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, diserang virus chikungunya

Belasan Warga Pamekasan Diduga Terjangkit Chikungunya
KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMAN
Tiga pasien yang terjangkit virus chikungunya asal Kelurahan Kowel mengalami demam dan sakit persendian, Senin (22/4/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, PAMEKASAN - Belasan warga di Kelurahan Kowel, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, diserang virus chikungunya.

Virus yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti tersebut, semakin menular ke warga kelurahan lainnya, hingga jumlah yang terjangkit terus meningkat.

Reny Arieroswitha Zandra (33), salah satu warga Kelurahan Kowel mengatakan, pertama yang diserang chikungunya kedua anaknya, yakni Nanda Resma Karunia Firdaus (8) dan Nadira Resma Ratna Hapsari (5).

Namun, beberapa jam kemudian, suaminya, Ismail (34) ikut terserang chikungunya juga.

Ketiganya langsung demam tinggi.

"Demamnya sampai menggigil"

"Seluruh persendian tulangnya terasa nyeri dan pusing-pusing," terang Reny, Senin (22/4/2019).

Sehari Usai Teror di Sri Lanka, Polisi Temukan 87 Detonator Bom di Terminal Bus

Kejadian itu sejak hari Sabtu (20/4/2019) kemarin. Ketiganya langsung dibawa berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Pamekasan.

Reny kawatir ketiga keluarganya diserang DBD.

Sebab suhu panas badannya sampai 41 derajat celcius.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved