Demi Kelancaran UNBK, Dinas Pendidikan dan Pihak Sekolah di Sukoharjo Kompak Surati PLN

Surat permohonan dilayangkan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar tidak melakukan pemadaman listrik saat proses UNBK berjalan.

Demi Kelancaran UNBK, Dinas Pendidikan dan Pihak Sekolah di Sukoharjo Kompak Surati PLN
TRIBUNSOLO.COM/AGIL TRI
Siswa SMP N 1 Sukoharjo saat sedang mengerjakan UNBK, Senin (22/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Agar pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP tidak terganggu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo dan pihak sekolah tingkat SMP di Sukoharjo kompak melayangkan surat permohonan.

Surat permohonan dilayangkan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar tidak melakukan pemadaman listrik saat proses UNBK berjalan.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Dwi Admojo Heri mengatakan, untuk meminimalisir terjadinya hambatan teknis, seperti listrik, pihaknya sudah mengirim surat kepada PLN.

"Kami sudah surati PLN jauh-jauh hari untuk mengantisipasi kendala listrik saat UNBK."

"Kami juga mengimbau kepada setiap sekolah untuk menyediakan genset," katanya.

Menurut Kepala SMPN 1 Sukoharjo, Indah Dewi Murni, pihaknya sudah bekerja sama dengan PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik saat proses UNBK.

"Kami telah mengirimkan surat kepada PLN agar tidak melukakan pemadaman listrik, setau saya Dinas Pendidikan juga melakukan demikian," katanya saat ditemui di kantornya, Senin (22/4/2019).

Hari Ini, 12.033 Siswa SMP Negeri dan Swasta di Sukoharjo Ikuti UNBK

Dia menambahkan di SMPN 1 Sukoharjo sendiri terdapat 335 siswa yang mengikuti UNBK 2019.

"Ada 335 siswa, yang kita bagi di tiga lab komputer, dan ada tiga sesi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Agil Tri
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved