Polisi Kejar Pelaku Pembuang Bayi yang Ditemukan di Tumpukan Material Bangunan di Sumber Solo

Polisi mengejar pelaku pembuang bayi perempuan yang ditemukan warga di tumpukan sisa meterial di Jalan Pajajaran I RT 02 RW 17, Kelurahan Sumber, Solo

Polisi Kejar Pelaku Pembuang Bayi yang Ditemukan di Tumpukan Material Bangunan di Sumber Solo
TribunSolo.com/Asep Abdullah Rowi
Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli (kanan) saat di Mapolresta Solo, Jalan Adi Sucipto Solo.  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi mengejar pelaku pembuang bayi perempuan yang ditemukan warga di tumpukan sisa meterial di Jalan Pajajaran I RT 02, RW 17, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (22/4/2019).

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari Polsek Banjarsari terkait penemuan bayi yang diketahui sudah tidak bernyawa.

"Kami sudah menerima laporan lengkap," jelasnya kepada TribunSolo.com.

Jasad Bayi yang Ditemukan di Tumpukan Material Dibawa ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk Diautopsi

Namun menurut Fadli, polisi belum bisa mengumpulkan apalah bayi tersebut dibuang dalam keadaan telah meninggal atau hidup.

"Belum bisa disimpulkan," tuturnya.

"Kami masih melakukan penyelidikan secara mendalam sembari menunggu hasil autopsi," kata dia menegaskan.

Polisi lanjut dia, tengah mengejar pelaku pembuang bayi yang diperkirakan baru berumur beberapa hari setelah dilahirkan.

"Pelaku kita kejar," terang dia.

Kagetkan Warga, Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sisa Material Bangunan di Sumber Banjarsari Solo

Sebelumnya, jasad bayi perempuan yang ditemukan warga di tumpukan sisa meterial di Jalan Pajajaran I RT 02 RW 17, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, dibawa ke RSUD Dr Moewardi, Senin (22/4/2019).

Kanit Reskrim Polsek Banjarsari Iptu Syarifudin mewakili Kapolsek Banjarsari, Kompol Demianus Palulungan menerangkan, pihaknya telah membawa jasad bayi yang ditemukan warga itu ke RSUD Dr Moewardi.

"Kita lakukan autopsi," terang dia kepada TribunSolo.com.

Menurut dia, meskipun dalam tubuh bayi tidak ditemukan luka fisik autopsi tetap dilakukan oleh dokter untuk memastikan apakah bayi malang tersebut meninggal sebelum di lokasi atau setelah ditimbun di tumpukan material.

"Apalagi kondisinya kan tertimbun, hanya terlihat kakinya saja," jelasnya. 

"Dari autopsi dan penyelidikan di lapangan akan terungkap apa yang sebentanya yang terjadi," tuturnya.(*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved