Pilpres 2019

Nadirsyah Sebut Ulama dan Pakar yang Minta Quick Count Ditiadakan Sama Saja Anti Ilmu Pengetahuan

Intelektual muda, Nadirsyah Hosen, angkat bicara soal quick count yang berlangsung dalam Pemilu 2019 ini.

Nadirsyah Sebut Ulama dan Pakar yang Minta Quick Count Ditiadakan Sama Saja Anti Ilmu Pengetahuan
kolase Tribunnews.com
Nadirsyah Hosen 

"Dulu sebelum ada survei dan quick count, pas pemilu dukun pada laris.

Syukurlah skr ilmu pengetahuan tampil dan dukun politik tersisih.

Kalau ada ulama atau pakar yg minta QC ditiadakan, tanpa sadar itu mengajak kita utk anti ilmu pengetahuan, dan lebih percaya klenik. Gawat," kicau Nadirsyah Hosen, Senin (22/4/2019).

Diserang Hoax, Burhanuddin Lapor Polisi: Dulu Saya Difitnah, Si Pembuatnya Sampai Terkencing-kencing

Burhanuddin Muhtadi ditantang buka data quick count

Burhanuddin Muhtadi akan membuka data quick count-nya di hadapan dewan etik dan akademisi.

Hal itu disampaikan oleh Burhanuddin Muhtadi ketika menanggapi kicauan dari netizen yang menantangnya membuka data, Jumat (19/4/2019).

Sebagaimana diketahui, Burhanuddin adalah direktur eksekutif dari Indikator Politik Indonesia.

Quick count yang dilakukan oleh Indikator menunjukkan, dari 95,7 persen suara yang masuk, 53,91 persen memilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan 46,09 persen suara memilih pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hasil Quick Count Tak Sesuai Keinginan, Pria Ini Bacok Televisi Pakai Golok

Tak hanya Indikator, banyak lembaga survei lain yang memuat hasil serupa.

Serentaknya hasil survei yang memuat hasil serupa ini justru membuat kubu Prabowo-Sandi tidak percaya pada quick count.

Halaman
1234
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved