Pameran Ekonomi Kreatif Soloborasi: Karya yang Dipamerkan 100 Persen Solo

Di gelaran Soloborasi yang akan digelar minggu ini, seluruh karya pelaku ekonomi kreatif (ekraf) memiliki keterkaitan dengan identitas Solo.

Pameran Ekonomi Kreatif Soloborasi: Karya yang Dipamerkan 100 Persen Solo
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
(kiri) Koordinator kegiatan, Sadran Sumarsiyaso saat jumpa pers di Museum Keris, Solo, Selasa (23/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di gelaran Soloborasi yang akan digelar minggu ini, seluruh karya pelaku ekonomi kreatif (ekraf) memiliki keterkaitan dengan identitas Solo.

"Seluruh karya yang nantinya di tampilkan pasti ada hubungannya dengan kota Solo," kata koordinator kegiatan, Sadran Sumarsiyaso saat jumpa pers di Museum Keris, Selasa (23/4/2019) siang.

"Seperti contoh karya film, karya tersebut bisa diproduksi di Solo atau pembuatnya dari Solo kita tampilkan, karena ada benang merahnya," katanya.

Lewat Soloborasi 100 Persen, Pelaku Ekonomi di Solo Berharap Karyanya Dapat Dikenal Masyarakat

Lewat kegiatan, panitia berharap dapat menjadi ruang bagi pelaku ekraf di Kota Solo.

Sehingga dapat berkolaborasi dan mengekspresikan berbagai ide serta karya mereka kepada masyarakat.

Pelaksanaan Soloborasi yang ke dua ini merupakan kerja sama berbagai komunitas dari 4 sub sektor ekraf.

Yakni seni rupa, film-animasi-video, aplikasi & game, serta design interior.

Kegiatan ini sendiri merupakan kerja sama komunitas dengan Pemkot Solo.

Bertema Soloborasi 100% Solo, kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis sampai Sabtu 25-27 April 2019 di Museum Keris Nusantara.

Anggaran Pengembangan UMKM Solo Sebesar Rp 2 Miliar

Berbagai kegiatan juga akan diselenggarakan yaitu Pameran seni rupa, pameran dwin interior, pameran aplikasi digital & game, pameran poster film-animasi-video.

Selain itu ada juga pameran karya kolaborasi dengan augmented reality, workshop pemrograman android, workshop drone, workshop animasi, acting class, workshop seni rupa, workshop totebag , workshop book binding.

Salah satu yang menarik dari kegiatan ini adalah sebuah karya interaktif hasil kolaborasi dari beberapa sub sektor ekraf di Solo.

Yakni sebuah lukisan keris yang dapat dinikmati dengan mengunakan teknologi Augmented Reality (AR).(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved