Persiapkan Pembangunan Underpass, Pemkot Solo Akan Kembalikan Fungsi Jalan di Wilayah Transito

Pemkot Solo mempersiapkan pembangunan underpass yang mengubungkan Jalan Transito, Kelurahan Pajang ke Jalan Kunir Desa Makamhaji, Sukoharjo.

Persiapkan Pembangunan Underpass, Pemkot Solo Akan Kembalikan Fungsi Jalan di Wilayah Transito
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Beberapa kios PKL di jalan transito, Solo, Selasa (23/4/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemkot Solo mempersiapkan pembangunan underpass yang mengubungkan Jalan Transito, Kelurahan Pajang ke Jalan Kunir Desa Makamhaji, Sukoharjo.

"Underpass nya nanti ada di sepanjang Jalan Transito, mulai dari bawah ringin warung depan Robinson sampai mentok tempat barang bekas di rumah hijau wilayah Sukoharjo," kata Kepala Bidang PKL Dinas Perdagangan Kota Solo, Didik Anggono Selasa (23/4/2019) siang.

"Yang pertama pastinya mengembalikan fungsi yang berarti Jalan Transito harus bersih," katanya.

Kelelahan, Sejumlah Petugas Pemilu 2019 di Kecamatan Gatak Sukoharjo Alami Kenaikan Tensi Darah

Usai dirapatkan dengan Wali Kota Solo, nantinya warga akan ditempatkan di rumah susun.

"Kalau warga Solo difasilitasi rumah susun ya, berarti kemungkinan PKL di masukkan ke shelter atau pasar," katanya.

Beberapa shelter yang nantinya bisa menjadi rujukan yakni shelter buah Purwosari, shelter di timur Solo Square hingga shelter Manahan.

"Kalau pasar bisa direlokasi di Pasar Penumping dan Pasar Purwosari," katanya.

Rencana pembangunan underpass di Jalan Transito telah diumumkan sejak akhir Januari 2019.

Pembangunan underpass yang mengubungkan Jalan Transito, Kelurahan Pajang ke Jalan Kunir Desa Makamhaji ditargetkan bisa dimulai pada Juni 2019.

Istri Anggota KPPS yang Meninggal di Solo Beberkan Suaminya Tidak Tidur 3 Hari Demi Lancarkan Pemilu

Pemkot Solo berencana memfungsikan jalur bawah tanah itu untuk memecah arus bagi pengendara motor dan kendaraan tidak bermotor.

Lokasi pembangunan lintas bawah adalah bekas perlintasan sebidang kereta api yang sudah ditutup warga sejak akhir 1990-an karena kerap terjadi kecelakaan.

Desain underpass nanti tingginya tiga meter dengan panjang 18 meter.

Anggarannya menggunakan APBD 2019 senilai Rp 800 juta, ditambah Rp 200 juta untuk pengadaan pompa banjir pada APBD Perubahan 2019.(*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved