Siapkan Arus Lebaran 2019, PT KAI Tambah Jumlah Penjaga Jalan Lintasan Ekstra Sebanyak 1.480 Petugas

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro berujar telah melakukan segenap persiapan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran.

Siapkan Arus Lebaran 2019, PT KAI Tambah Jumlah Penjaga Jalan Lintasan Ekstra Sebanyak 1.480 Petugas
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro berujar telah melakukan segenap persiapan untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2019.

"Terutama untuk mengantisipasi titik rawan perlintasan Kereta Api (KA), satu di antaranya dengan melakukan inspeksi," katanya kepada wartawan, saat ditemui di Solo, Rabu (24/4/2019).

Selain itu ada juga dipersiapkan langkah-langkah khusus di titik-titik rawan tersebut.

 Tiket Kereta Api Tambahan untuk Mudik Lebaran 2019 Mulai Dijual

Ia mengatakan kesiapan ini untuk operasi Lebaran mulai tanggal 26 Mei-16 Juni 2019 atau tepatnya H-10 sampai H2+10.

Pihaknya juga menyampaikan, dalam inspeksi juga dibantu oleh TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan, KAI tidak mungkin begini bagus kalau tidak bergandengan dengan TNI dan Polri.

"Selain itu kami juga menambahkan jumlah penjaga jalan lintasan (PJL) ekstra sebanyak 1.480 petugas," imbuhnya.

Ia mengatakan kesiapan ini untuk operasi Lebaran mulai tanggal 26 Mei-16 Juni 2019 atau tepatnya H-10 sampai H2+10.

"Nantinya kami juga dibantu oleh TNI dan Polri untuk melakukan pengamanan, KAI tidak mungkin begini bagus kalau tidak bergandengan dengan TNI dan Polri. Selain itu kami juga menambahkan jumlah penjaga jalan lintasan (PJL) ekstra sebanyak 1.480 petugas," katanya.

Tips Berburu Tiket Kereta Api Mudik Lebaran 2019, Sekaligus Trik Alternatif jika Kehabisan Tiket

Sementara baik direksi maupun komisaris melakukan inspeksi dua jalur.

"Dan yang pasti langkah tersebut diperlukan karena pada momentum Lebaran terjadi peningkatan kepadatan pengguna jalan baik itu mobil maupun frekuensi KA," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved