Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak, Kejaksaan Akan Kembali Gelar Diversi

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Pontianak, Antonius Simamora memastikan, upaya diversi akan digelar dalam waktu dekat ini.

Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak, Kejaksaan Akan Kembali Gelar Diversi
KOMPAS.com/HENDRA CIPTA
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Pontianak, Antonius Simamora melihat berkas perkara AD (14), siswi SMP korban pengeroyokan geng siswi SMA di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (25/4/2019) 

TRIBUNSOLO.COM, PONTIANAK - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak, Kalimantan Barat, akan kembali menggelar upaya hukum diversi untuk penanganan kasus pengeroyokan AD (14), siswi SMP oleh geng siswi SMA.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Pontianak, Antonius Simamora memastikan, upaya diversi akan digelar dalam waktu dekat ini.

"Belum ada jadwalnya (diversi), tapi akan kami upayakan digelar dalam waktu dekat ini," kata Antonius, saat ditemui Kompas.com, di ruangannya, Kamis (25/4/2019).

Tolak Perdagangan Daging Anjing, Aktivis DMFI Berunjuk Rasa di Balai Kota Solo

Menurut dia, upaya diversi tidak dibatasi digelar berapa kali pun, sepanjang dalam rentang waktu satu bulan sejak dilakukan tahap 2.

Selain itu, diversi itu bertujuan mencari kesepakatan antarkedua belah pihak.

"Yang kami cari dan utamakan adalah mencari titik temu bagi kedua belah pihak, dari pihak korban dan anak berhadapan dengan hukum," ujar dia.

Antonius menegaskan, berkas perkara juga belum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Pontianak, dan masih akan menjalani seluruh prosedur hukum yakni Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Identitas Dua Bersaudara Pelaku Ledakan Bom Sri Lanka Terungkap

Sebelumnya, upaya hukum diversi penanganan perkara AD (14), siswi SMP yang dikeroyok oleh geng siswi SMA yang digelar di Kejaksaan Negeri Pontianak, Kalimantan Barat, gagal, Kamis (18/4/2019).

Ketua tim pengacara korban Daniel Tangkau mengatakan, dalam diversi yang dilaksanakan tersebut, kedua belah pihak kembali bersepakat untuk menyelesaikan perkara ke tingkat pengadilan.

"Di tingkat Kejari sudah dilaksanakan diversi, namun sekali lagi mohon maaf, diversi kami gagal, karena kedua belah pihak sepakat untuk lanjut ke pengadilan," kata Daniel kepada sejumlah wartawan, di Kantor Kejaksaan Negeri Pontianak, Kamis.

PDI-P Tetap Dominasi Kursi DPRD Sukoharjo meski Kehilangan Dua Kursi

Menurut dia, sebenarnya mereka menawarkan untuk kembali menggelar diversi dua pekan mendatang.

Namun, karena berbagai kesibukan dari dua belah pihak, dan sekolah akan menggelar ulangan, maka hanya akan menunggu diversi di tingkat pengadilan. (Kompas.com/Hendra Cipta)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejaksaan Kembali Gelar Diversi Kasus Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved